Cek Kesehatan Gratis: Budaya Baru Periksa Kesehatan Sebelum Sakit
Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, memuji Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai budaya baru yang mendorong masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara rutin, bukan hanya saat sakit, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kabupaten

Kabupaten Bogor, Jawa Barat - Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, memberikan apresiasi tinggi terhadap Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ia menilai program ini telah menciptakan budaya baru di masyarakat, yaitu budaya memeriksakan kesehatan secara berkala, tanpa harus menunggu hingga sakit.
Dalam kunjungannya ke Puskesmas Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Senin lalu, Dzulfikar menyatakan, "Ini adalah sebuah budaya baru bahwa budaya kesehatan itu tidak hanya berobat baru kemudian ke rumah sakit. Tetapi mengecek kesehatan juga penting sebagai langkah pencegahan dini." Program CKG, menurutnya, mendorong deteksi dini penyakit sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Manfaat Cek Kesehatan Gratis
Meskipun terlihat sehat, peserta CKG tetap menjalani pemeriksaan menyeluruh. Jika ditemukan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan medis, puskesmas akan merujuk pasien ke rumah sakit melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini menjamin akses kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Peluncuran CKG di Puskesmas Leuwiliang disambut antusias. Tercatat 34 pasien yang berulang tahun pada hari itu mendaftarkan diri untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. "Hampir semua masyarakat yang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis ini bersyukur mendapat kado dan hadiah ulang tahun dari negara," ujar Dzulfikar.
Jangkauan dan Kesiapan Pemerintah
Dzulfikar berharap program CKG dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor. Ia menekankan pentingnya kenyamanan dan ketersediaan obat-obatan yang memadai untuk menunjang keberhasilan program ini. "Ini menjadi harapan luar biasa sebagaimana program prioritas dari Bapak Presiden yang termaktub dalam visi Astacita beliau, dan kami sangat bersyukur sambutan sangat luar biasa dari masyarakat kita," tambahnya.
Sementara itu, Penjabat Bupati Bogor, Bachril Bakri, memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung penuh program CKG. Ia menjelaskan, "Tadi kami melakukan Zoom Meeting kepada seluruh 101 kepala puskesmas yang didampingi oleh para camat tadi terhadap kesiapan mereka. Jadi dari hasil pengecekan dan monitoring kami tadi semua puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor sudah siap." Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran CKG di Puskesmas Cimandala, Kecamatan Sukaraja.
Kesimpulan
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Bogor mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah. Program ini tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga menanamkan budaya baru untuk mengedepankan pencegahan penyakit. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, diharapkan CKG dapat terus berkembang dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor dan bahkan di Indonesia.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan deteksi dini, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit dapat ditekan.