Contraflow Tol Jagorawi: Antisipasi Lonjakan Pemudik di Puncak
Jasa Marga terapkan contraflow di Tol Jagorawi arah Puncak untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang signifikan pada arus balik Lebaran 2025.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? PT Jasa Marga memberlakukan contraflow di Jalan Tol Jagorawi arah Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 5 April 2025, pukul 06.40 WIB. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2025 atau H+4. Keputusan ini diambil berdasarkan diskresi kepolisian mengingat peningkatan signifikan lalu lintas menuju Puncak. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah kemacetan parah di jalur wisata tersebut.
Peningkatan volume kendaraan menuju Puncak pada H+4 Lebaran 2025 sangat signifikan. Hal ini terlihat dari data Jasa Marga yang menunjukkan peningkatan transaksi di Gerbang Tol Ciawi 1. Lonjakan ini menuntut adanya langkah antisipatif untuk mencegah kemacetan yang dapat mengganggu kenyamanan pemudik.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa contraflow diberlakukan dari Km 44+500 sampai Km 46+500 ruas Tol Jagorawi arah Puncak. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk selalu waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Persiapan sebelum perjalanan juga penting, termasuk memastikan kecukupan saldo e-toll.
Contraflow Tol Jagorawi dan Peningkatan Volume Kendaraan
Pemberlakuan contraflow di Tol Jagorawi merupakan respons atas peningkatan volume lalu lintas yang signifikan menuju Puncak. Data dari Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) menunjukkan peningkatan yang cukup drastis, khususnya di Gerbang Tol Ciawi 1. Peningkatan ini menandakan tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Lebaran.
Peningkatan volume kendaraan tidak hanya terjadi di jalur menuju Puncak, tetapi juga terlihat pada jalur kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak. Gerbang Tol Halim, Cikunir 6, dan Ciawi 2 mencatat peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Hal ini menunjukkan tingginya volume kendaraan yang keluar masuk wilayah Jabodetabek pasca Lebaran.
Data menunjukan peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan di beberapa gerbang tol. Di GT Ciawi 1, tercatat peningkatan 25,28 persen, sementara di GT Halim, Cikunir 6, dan Ciawi 2 mengalami peningkatan hingga 40,37 persen. Peningkatan ini menunjukan tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Lebaran 2025.
Peningkatan volume kendaraan ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang. Oleh karena itu, langkah-langkah antisipatif seperti contraflow diberlakukan untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Imbauan kepada Pengguna Jalan
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas yang telah ditentukan. Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan saldo e-money sebelum memulai perjalanan untuk menghindari antrean panjang di gerbang tol. Dengan persiapan yang matang, diharapkan perjalanan dapat lebih lancar dan nyaman.
Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan. Saling menghargai sesama pengguna jalan juga perlu diperhatikan untuk menciptakan suasana perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua.
Persiapan sebelum perjalanan, seperti mengecek kondisi kendaraan dan memastikan kecukupan bahan bakar, juga sangat disarankan. Dengan persiapan yang matang, perjalanan dapat lebih lancar dan terhindar dari masalah di tengah jalan.
Dengan adanya contraflow ini, diharapkan arus lalu lintas di Tol Jagorawi arah Puncak dapat terurai dan perjalanan pemudik menjadi lebih lancar. Kerjasama antara pengguna jalan dan pihak berwenang sangat penting untuk mewujudkan hal ini.
Kesimpulan: Antisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2025 di jalur Puncak mendorong Jasa Marga untuk memberlakukan contraflow di Tol Jagorawi. Langkah ini diiringi imbauan kepada pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang dan mematuhi peraturan lalu lintas.