Contraflow Tol Jagorawi: Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2025
Kepolisian memberlakukan contraflow di Tol Jagorawi arah Puncak untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik Lebaran 2025, didukung penuh Jasa Marga.

Jakarta, 3 April 2025 - Kepolisian memberlakukan contraflow di ruas Tol Jagorawi arah Puncak untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran 2025. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Jasa Marga, seiring prediksi peningkatan jumlah pemudik yang signifikan menuju kawasan Puncak.
Pemberlakuan contraflow dimulai sejak pukul 05.30 WIB, pada ruas Tol Jagorawi KM 44+500 hingga KM 46+500. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah kemacetan parah yang sering terjadi selama periode mudik Lebaran. Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, menyatakan bahwa langkah ini diambil atas diskresi Kepolisian dan mendapat dukungan penuh dari Jasa Marga.
"Untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada masa libur Lebaran 2025/1446H, atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga berlakukan contraflow mulai dari KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak sejak pukul 05.30 WIB," ujar Alvin Andituahta Singarimbun.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan Menuju Puncak
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode H-10 hingga H+2 Lebaran 2025. Tercatat sebanyak 2.167.702 kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju berbagai arah, meningkat 28,1 persen dibandingkan lalu lintas normal dan naik 0,6 persen dari periode Lebaran 2024. Lonjakan ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan wisata selama libur Lebaran.
Dari total kendaraan tersebut, mayoritas (55,8 persen atau 1.208.651 kendaraan) menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung), 24,8 persen (537.347 kendaraan) menuju arah barat (Merak), dan 19,4 persen (421.704 kendaraan) menuju arah selatan (Puncak). Peningkatan signifikan menuju Puncak ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong diterapkannya contraflow di Tol Jagorawi.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Selain itu, pengguna jalan juga dihimbau untuk memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan guna menghindari penumpukan antrean di gerbang tol.
Imbauan Jasa Marga kepada Pengguna Jalan
Sebagai bagian dari upaya optimalisasi rekayasa lalu lintas, Jasa Marga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar mengantisipasi rute perjalanan. Perencanaan yang matang akan membantu mengurangi potensi kemacetan dan memastikan perjalanan yang lebih lancar. Penting bagi para pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum memulai perjalanan, termasuk mengecek kondisi kendaraan dan memastikan ketersediaan bahan bakar yang cukup.
Selain itu, Jasa Marga juga menyarankan para pengguna jalan untuk memantau informasi lalu lintas terkini melalui berbagai kanal resmi yang tersedia, seperti aplikasi dan media sosial resmi Jasa Marga. Informasi terkini akan membantu pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan lebih efektif dan menghindari potensi kemacetan.
Dengan adanya contraflow dan imbauan dari Jasa Marga, diharapkan arus lalu lintas menuju Puncak dapat terkendali dan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lancar dan nyaman. Kerjasama antara kepolisian dan Jasa Marga menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola lalu lintas selama periode mudik Lebaran ini.
Penting bagi setiap pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati selama perjalanan, mematuhi peraturan lalu lintas, dan senantiasa mengutamakan keselamatan.