Contraflow Tol Japek Dihentikan, Arus Lalu Lintas Normal Kembali
Kepolisian menghentikan contraflow di Tol Japek arah Cikampek setelah arus lalu lintas kembali normal, didukung penuh oleh PT Jasamarga Transjawa Tol.

Petugas kepolisian telah menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek pada KM 55 sampai KM 65. Penghentian ini dilakukan pada pukul 13.08 WIB, Rabu, setelah kondisi lalu lintas terpantau kembali normal. Keputusan ini diambil berdasarkan diskresi kepolisian dan mendapat dukungan penuh dari PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan bahwa penghentian contraflow tersebut dilakukan setelah pemantauan kondisi lalu lintas menunjukkan arus kendaraan telah kembali normal. Hal ini menandakan bahwa rekayasa lalu lintas darurat yang diterapkan sebelumnya telah efektif dalam mengurai kepadatan.
Saat ini, arus lalu lintas di Tol Japek dilaporkan telah kembali normal di kedua arah. PT JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.
Penghentian Contraflow dan Imbauan Keselamatan
Keputusan penghentian contraflow ini menandai berakhirnya upaya rekayasa lalu lintas darurat untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di Tol Japek. Sebelumnya, PT JTT telah mendukung penuh kebijakan diskresi kepolisian untuk membuka akses contraflow guna memperlancar arus mudik Lebaran.
Meskipun contraflow telah dihentikan, PT JTT tetap mengimbau para pengguna jalan tol untuk tetap waspada dan selalu mengutamakan keselamatan. Persiapan yang matang sebelum perjalanan, seperti memastikan kondisi kendaraan prima, kecukupan bahan bakar, dan saldo uang elektronik, sangat penting untuk menghindari kendala di perjalanan.
Selain itu, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan juga menjadi hal yang krusial untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan di jalan tol. Dengan kerjasama antara pihak kepolisian dan pengelola jalan tol, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali.
Data Arus Lalu Lintas Mudik Lebaran 2025
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat peningkatan jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik Lebaran 2025. Dari data yang dihimpun, tercatat sebanyak 1.963.152 kendaraan meninggalkan wilayah tersebut antara H-10 hingga H+1 Lebaran.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Peningkatan volume lalu lintas ini mencapai 25,5 persen jika dibandingkan dengan kondisi normal dan naik 0,5 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2024.
Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Meskipun arus lalu lintas telah kembali normal, pengguna jalan tol tetap diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Keselamatan dan kenyamanan berkendara harus tetap diutamakan.