PT JTT Dukung Contraflow Tol Japek, Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2025
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung kebijakan kepolisian menerapkan contraflow di Tol Japek untuk mengatasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2025.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Kepolisian yang memberlakukan sistem buka tutup atau contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang signifikan selama periode mudik Lebaran 2025. Contraflow diberlakukan mulai dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek, sebagai upaya untuk memastikan kelancaran arus kendaraan pemudik.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangannya di Jakarta pada Senin, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran. PT JTT berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang menggunakan jalan tol.
Peningkatan volume kendaraan menuju Cikampek di ruas Tol Jakarta-Cikampek telah terpantau sejak beberapa hari menjelang Lebaran. Antisipasi dini melalui kebijakan contraflow ini diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan yang dapat mengganggu perjalanan para pemudik. Langkah ini juga menunjukkan kesiapan PT JTT dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan selama periode mudik.
Antisipasi Kemacetan dan Imbauan Keselamatan
Menjelang puncak arus mudik, PT JTT memberikan imbauan kepada pengguna jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk selalu mengutamakan keselamatan. Persiapan yang matang sebelum perjalanan sangat penting, termasuk memastikan kondisi kendaraan prima, cukupnya bahan bakar, saldo uang elektronik yang memadai, serta selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Ria Marlinda Paallo juga menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan aplikasi Travoy 4.5 untuk memperbarui informasi perjalanan terkini. Selain itu, pengguna jalan juga dapat menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan informasi lalu lintas secara real-time. Informasi akurat dan responsif sangat penting untuk membantu pemudik merencanakan perjalanan dengan lebih efektif dan aman.
Langkah-langkah antisipasi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak dari peningkatan volume kendaraan dan memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Kerjasama antara PT JTT dan Kepolisian menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi potensi kemacetan di ruas Tol Japek.
Lonjakan Kendaraan Meninggalkan Jabodetabek
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode H-10 hingga H-2 Lebaran 2025. Sebanyak 1.638.643 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah tersebut melalui empat gerbang tol utama, yaitu Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.
Angka ini menunjukkan peningkatan 25,6 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal dan naik 0,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2024. Peningkatan ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Indonesia selama periode libur Lebaran.
Data ini menjadi pertimbangan penting bagi PT JTT dan pihak terkait lainnya dalam melakukan antisipasi dan manajemen lalu lintas. Dengan adanya data yang akurat, langkah-langkah strategis dapat diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik.
Sebagai penutup, dukungan PT JTT terhadap kebijakan contraflow di Tol Japek menunjukkan komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Imbauan keselamatan dan akses informasi terkini juga menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh pemudik.