Contraflow Tol Japek Diperpanjang hingga KM 47, Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran
Contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diperpanjang hingga KM 47 untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2025, peningkatan volume kendaraan signifikan tercatat di GT Cikampek Utama.

Kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran 2025 di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) membuat pihak berwenang mengambil langkah antisipasi. Contraflow atau rekayasa lalu lintas lawan arah diberlakukan dan kini diperpanjang hingga KM 47 arah Cikampek. Langkah ini diambil atas diskresi Kepolisian dan didukung penuh oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).
Perpanjangan contraflow ini dimulai pukul 00.15 WIB pada Jumat, 28 Maret 2025, sebelumnya contraflow hanya diberlakukan dari KM 55 hingga KM 70. VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan di ruas tol tersebut menjadi alasan utama perpanjangan contraflow ini.
Peningkatan volume kendaraan menuju arah Cikampek telah terpantau signifikan. PT JTT mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo e-toll mencukupi, dan mengisi bahan bakar sebelum perjalanan. Imbauan ini juga menekankan pentingnya membawa bekal dan selalu mematuhi rambu lalu lintas.
Perpanjangan Contraflow Antisipasi Lonjakan Arus Mudik
Keputusan untuk memperpanjang contraflow hingga KM 47 merupakan respon atas peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Hal ini terlihat dari data yang dirilis PT JTT, yang mencatat peningkatan jumlah kendaraan yang melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama selama periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2025.
Berdasarkan data tersebut, tercatat sebanyak 282.994 kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama. Angka ini menunjukkan peningkatan 72,1 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya mencapai 164.445 kendaraan. Peningkatan volume kendaraan ini menjadi faktor utama yang mendorong pihak berwenang untuk memperpanjang contraflow.
Selain contraflow, PT JTT juga mendukung kebijakan kepolisian untuk menerapkan one way dari KM 70 hingga KM 210 di ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci. Rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengaturan arus lalu lintas dan meminimalisir kepadatan yang berpotensi terjadi.
Imbauan Kepada Pengguna Jalan Tol
PT JTT memberikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan berhati-hati selama perjalanan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo e-money cukup, dan isi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Membawa bekal juga disarankan untuk menghindari antrean panjang di rest area.
Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerjasama dan kepatuhan pengguna jalan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman. Perpanjangan contraflow ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan dan memperlancar perjalanan para pemudik.
"Setelah sebelumnya dibuka contraflow 1 lajur dari KM 55 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 23.10 WIB, atas diskresi dari pihak Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung perpanjangan contraflow 1 lajur dari KM 47 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pukul 00.15 WIB," ujar VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo.
Langkah antisipasi ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang melewati ruas tol Japek selama periode arus mudik Lebaran 2025.