Contraflow Tol Japek Diterapkan Jelang Arus Balik Lebaran 2025
Kepolisian memberlakukan contraflow di Tol Japek arah Jakarta untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2025, didukung penuh oleh PT Jasamarga Transjawa Tol.

Kepadatan lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta menjelang arus balik Lebaran 2025 membuat Kepolisian Republik Indonesia mengambil langkah tegas. Pada Rabu, 2 April 2025 pukul 20.57 WIB, contraflow diberlakukan mulai KM 55 hingga KM 47. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus balik libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan mendapat dukungan penuh dari PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan dukungan penuh perusahaan terhadap diskresi Kepolisian tersebut. Peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Japek arah Jakarta menjadi alasan utama penerapan contraflow ini. Pihaknya mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan.
Imbauan tersebut mencakup beberapa hal penting, antara lain memastikan kondisi kendaraan prima, kecukupan bahan bakar minyak (BBM), saldo uang elektronik yang cukup, dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam menghadapi arus balik Lebaran tahun ini.
Antisipasi Puncak Arus Balik di Gerbang Tol Utama
PT JTT juga mengoptimalkan layanan operasional di dua gerbang tol utama untuk mengantisipasi puncak arus balik. Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Jalan Tol Batang-Semarang dan GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek disiapkan secara maksimal. Di GT Kalikangkung, 27 titik transaksi disiagakan, sementara GT Cikampek Utama menambah 5 gardu di GT Cikampek Utama 8 yang akan dioperasikan secara situasional.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas seperti one way, total 36 titik transaksi di GT Cikampek Utama siap beroperasi untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas. PT JTT memastikan seluruh titik layanan transaksi berfungsi optimal demi kenyamanan pengguna jalan. Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik selama periode arus balik Lebaran.
Ria Marlinda Paallo juga menjelaskan kesiapan penuh PT JTT dalam menghadapi arus balik Lebaran 2025. "Jelang periode arus balik libur Lebaran 2025, kami telah memastikan kesiapan layanan operasional termasuk personil on call di seluruh ruas JTT Group sehingga mendukung seluruh gerbang tol utama di Ruas Jasamarga Transjawa Tol dapat beroperasi 100 persen," katanya.
Optimalisasi dan Pelebaran Ruas Jalan Tol
Selain optimalisasi di gerbang tol, upaya lain yang dilakukan adalah pelebaran ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di KM 207+010 s.d KM 209+010. Pelebaran ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jalan dan mengantisipasi potensi kepadatan di rest area, terutama di Rest Area KM 207 A dan Rest Area KM 208 B.
Langkah-langkah antisipasi ini menunjukkan kesiapan PT JTT dalam menghadapi lonjakan kendaraan selama arus balik Lebaran 2025. Komitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman.
Dengan adanya contraflow dan berbagai upaya optimalisasi layanan, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman. Kerja sama antara Kepolisian dan PT JTT menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi kepadatan lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.