Contraflow Tol Japek Dihentikan, Arus Lalu Lintas Normal Kembali
Kepolisian menghentikan contraflow di Tol Japek arah Jakarta setelah kondisi lalu lintas kembali normal; PT Jasamarga Transjawa Tol mendukung keputusan tersebut.

Apa yang terjadi? Kepolisian menghentikan contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta. Siapa yang terlibat? PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung keputusan kepolisian. Di mana kejadiannya? Di KM 55 sampai KM 47 Tol Japek arah Jakarta. Kapan kejadiannya? Penghentian contraflow dilakukan pada Kamis pukul 23.34 WIB. Mengapa contraflow dihentikan? Karena kondisi lalu lintas telah kembali normal. Bagaimana caranya? Kepolisian menghentikan contraflow atas diskresi mereka.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan bahwa penghentian contraflow tersebut dilakukan setelah pemantauan kondisi lalu lintas menunjukkan keadaan normal. PT JTT sepenuhnya mendukung keputusan kepolisian ini demi keamanan dan kelancaran pengguna jalan tol. Saat ini, arus lalu lintas di Tol Japek sudah kembali normal di kedua arah.
Imbauan kepada pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri sebelum perjalanan tetap dihimbau. Persiapan tersebut meliputi pengecekan kondisi kendaraan, memastikan kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, dan mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan sangat penting untuk keselamatan bersama.
Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2025
PT JTT, sebagai pengelola ruas jalan tol Trans Jawa, telah mengoptimalkan layanan operasional di sejumlah titik penting guna mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2025. Optimalisasi ini difokuskan pada dua gerbang tol utama, yaitu Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Jalan Tol Batang-Semarang dan GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Di GT Kalikangkung, disiapkan 27 titik transaksi yang beroperasi siaga selama periode arus balik. Sementara itu, di GT Cikampek Utama, ditambahkan 5 gardu di GT Cikampek Utama 8 yang akan dioperasikan secara situasional, menyesuaikan dengan peningkatan volume lalu lintas. Total 36 titik transaksi di GT Cikampek Utama siap dioperasikan jika diperlukan, memastikan kelancaran arus lalu lintas, terutama saat diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti one way.
PT JTT berkomitmen untuk memastikan seluruh titik layanan transaksi berfungsi optimal. Kesiapan gerbang dan gardu tol ini menjadi kunci dalam menghadapi arus balik libur Lebaran 2025 yang diperkirakan akan padat.
Optimalisasi Infrastruktur Jalan Tol
Selain optimalisasi di gerbang tol, upaya peningkatan kapasitas jalan juga dilakukan. Pelebaran ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di KM 207+010 s.d KM 209+010 telah dilaksanakan untuk mengantisipasi kepadatan, khususnya di rest area KM 207 A dan KM 208 B. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan selama perjalanan.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, PT JTT berupaya memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas selama periode arus balik Lebaran 2025. Semoga langkah-langkah ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kenyamanan pemudik.
Seluruh upaya ini menunjukkan komitmen PT JTT dalam memberikan layanan terbaik bagi pengguna jalan tol. Semoga dengan persiapan yang matang, arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman.