Antisipasi Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Tambah Gardu Tol Cikatama 8
PT Jasamarga Transjawa Tol menambah 5 gardu tol di Cikampek Utama 8 secara situasional untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan arus balik Lebaran 2025 dan memastikan kelancaran lalu lintas.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) secara proaktif mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama arus balik Lebaran 2025. Langkah konkrit yang diambil adalah dengan menambah kapasitas transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) 8 Km 71 B arah Jakarta. Penambahan ini berupa operasional 5 gardu tol tambahan secara situasional, bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menuju Jakarta.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penambahan gardu tol ini merupakan strategi untuk mengatasi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi. "Penambahan kapasitas transaksi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta ditambah dengan membuka 5 gardu di Gerbang Tol Cikatama 8. Gerbang tol ini dibuka secara situasional sebagai antisipasi dalam menghadapi lonjakan volume lalu lintas yang mengarah ke Jakarta," ujar Ria dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Kelima gardu tambahan di GT Cikatama 8 khusus melayani kendaraan Golongan 1 non-bus. Pengoperasian situasional ini berarti gardu-gardu tersebut hanya akan aktif ketika terjadi kepadatan di GT Cikampek Utama. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan efisiensi dan memastikan pelayanan tetap optimal tanpa menambah kemacetan di luar waktu puncak.
Antisipasi Kemacetan dan Imbauan kepada Pengguna Jalan
Ria Marlinda Paallo juga menyampaikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan tol agar tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang ada. "Kami mengimbau untuk pengguna jalan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan perhatikan rambu, mengingat pengoperasian GT Cikatama 8 dilakukan secara situasional ketika terjadi kepadatan di GT Cikampek Utama," pesannya.
Selain itu, Jasa Marga juga memberikan imbauan penting lainnya untuk memastikan perjalanan arus balik Lebaran tetap aman dan nyaman. Pengguna jalan diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo uang elektronik mencukupi, dan mengisi bahan bakar sebelum perjalanan. Membawa bekal juga disarankan untuk menghindari kepadatan di rest area.
Lebih lanjut, Jasa Marga menekankan pentingnya keselamatan berkendara. "Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," imbau Ria.
Langkah Antisipasi Lainnya di Jalan Tol Trans Jawa
Sebagai bagian dari upaya memperlancar arus balik Idul Fitri 1446 H, atas diskresi Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol juga memberlakukan Oneway lokal di Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C. Oneway ini diberlakukan dari Km 425 menuju Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang, mulai pukul 09.56 WIB. Langkah ini diambil sebagai respon terhadap peningkatan volume lalu lintas yang terpantau menuju Jakarta di ruas jalan tol tersebut.
Jasa Marga kembali mengimbau pengguna jalan Tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan. Persiapan sebelum perjalanan sangat penting, termasuk memastikan kondisi kendaraan prima, kecukupan bahan bakar dan saldo e-money, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang dilakukan, Jasa Marga berharap arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan tol.