JTT Pastikan Operasional GT Cibatu Lancar untuk Arus Balik Lebaran 2025
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kelancaran operasional Gerbang Tol Cibatu untuk mendukung arus balik Lebaran 2025 dengan menyiapkan delapan titik transaksi dan memastikan seluruh gardu beroperasi optimal.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025 dengan menyiagakan operasional Gerbang Tol (GT) Cibatu KM 34 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Hal ini disampaikan langsung oleh Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, di Jakarta pada Kamis. Persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama periode arus balik.
Langkah konkret yang dilakukan JTT adalah dengan menyiapkan delapan titik transaksi di GT Cibatu untuk melayani pengguna jalan dari jalur fungsional Japek 2 Selatan menuju Jakarta via Jalan Tol Jakarta-Cikampek. JTT memastikan seluruh gardu di GT Cibatu beroperasi 100 persen secara optimal. Kesiapan ini meliputi pemeriksaan dan pemeliharaan infrastruktur serta sistem pembayaran untuk meningkatkan kecepatan transaksi.
Komitmen JTT untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan selama arus balik Lebaran 2025 sangat terlihat jelas. Pihaknya berupaya menjaga kelancaran layanan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di GT Cibatu. Hal ini sejalan dengan peningkatan volume lalu lintas yang diprediksi akan terjadi selama periode arus balik tersebut. "Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen PT JTT dalam menjaga kelancaran layanan selama periode arus balik Lebaran 2025, memastikan kenyamanan pengguna jalan yang melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, khususnya yang akan melewati di GT Cibatu," tutur Ria Marlinda Paallo.
Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran
PT JTT telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus balik Lebaran 2025. Persiapan ini meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur dan sistem pembayaran di GT Cibatu. Tujuannya adalah untuk memastikan operasional gerbang tol berjalan lancar dan efisien, sehingga dapat mengurangi waktu tunggu pengguna jalan.
Selain itu, JTT juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di sekitar GT Cibatu. Koordinasi ini meliputi pengaturan lalu lintas, penambahan petugas, dan antisipasi potensi kemacetan. Semua upaya ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi para pemudik.
Dengan adanya persiapan yang matang ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. JTT berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jalan tol.
PT JTT juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan prima, saldo uang elektronik cukup, dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Istirahatlah jika merasa lelah dan patuhi selalu peraturan yang berlaku di jalan tol.
Data Arus Balik Lebaran 2025
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 455.994 kendaraan kembali ke wilayah Jabodetabek pada H-1 hingga H+1 Lebaran 2025 (31 Maret - 2 April 2025). Angka ini merupakan akumulasi dari empat Gerbang Tol utama: GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Volume lalu lintas tersebut meningkat 17,3 persen dibandingkan lalu lintas normal (388.634 kendaraan). Distribusi lalu lintas kembali ke Jabodetabek berasal dari tiga arah: Timur (Trans Jawa dan Bandung) 215.044 kendaraan (47,2 persen), Barat (Merak) 128.694 kendaraan (28,2 persen), dan Selatan (Puncak) 112.256 kendaraan (24,6 persen).
Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam volume kendaraan yang kembali ke Jabodetabek selama periode arus balik Lebaran 2025. Hal ini semakin menggarisbawahi pentingnya persiapan yang dilakukan oleh JTT dan pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus balik.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.