Arus Balik Lebaran: Tol Jakarta-Cikampek Padat, Contraflow Diterapkan
Kemacetan arus balik Lebaran terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, pihak Jasa Marga menerapkan contraflow, sementara Tol Cipali mengalami peningkatan volume kendaraan.

Arus balik Lebaran 2025 di jalan tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan signifikan pada Rabu malam, 2 April 2025. Kepadatan ini memaksa pihak berwenang menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow untuk mengurai kemacetan yang terjadi. Hal ini dikonfirmasi oleh VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kepadatan arus balik tersebut terjadi di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. PT JTT, bekerja sama dengan kepolisian, memberlakukan contraflow mulai pukul 20:57 WIB di KM 55 sampai KM 47. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah kemacetan yang lebih parah.
Ria Marlinda Paallo juga menghimbau para pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan. Persiapan tersebut meliputi pengecekan kondisi kendaraan, memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM), saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.
Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek dan Peningkatan Volume di Tol Cipali
Penerapan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek merupakan respon cepat atas peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Pihak Jasa Marga terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir dampak kepadatan dan memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, di ruas Tol Cipali, arus balik menuju Jakarta juga mengalami peningkatan, meskipun kondisinya masih terpantau ramai lancar. Data yang dirilis menunjukkan peningkatan signifikan pada volume kendaraan yang melintas dari Cirebon menuju Jakarta, khususnya pada pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Peningkatan ini mencapai sekitar 62 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Astra Tol Cipali telah mempersiapkan antisipasi dengan mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga instansi terkait pengaturan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas one way akan diberlakukan mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan arus balik dan mencegah terjadinya kemacetan besar.
Sebagai informasi tambahan, sejak pukul 00.00 WIB hingga 18.00 WIB, sekitar 33 ribu kendaraan melintasi Tol Cipali dari Jakarta menuju Cirebon, dengan rata-rata 1.400 kendaraan per jam pada pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Sebaliknya, sebanyak 26.300 kendaraan melintas dari Cirebon menuju Jakarta.
Imbauan Kepada Pemudik
Baik Jasa Marga maupun Astra Tol Cipali menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi para pemudik. Memastikan kondisi kendaraan prima, cukupnya BBM dan saldo e-toll, serta mematuhi peraturan lalu lintas adalah kunci untuk perjalanan yang aman dan lancar. Kerjasama antara pengguna jalan dan petugas di lapangan sangat penting untuk mengatasi kepadatan arus balik Lebaran ini.
Petugas di lapangan juga akan terus memberikan informasi dan arahan kepada para pemudik. Diharapkan para pemudik dapat mengikuti arahan tersebut untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menghindari potensi kecelakaan. Keselamatan dan kenyamanan pemudik tetap menjadi prioritas utama.
Dengan adanya peningkatan volume kendaraan dan antisipasi yang dilakukan oleh pihak pengelola jalan tol, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman. Semoga para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat.