One Way Tol Palikanci Diperpanjang hingga KM 210, Jasa Marga Imbau Pengemudi Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Rekayasa lalu lintas one way di Tol Trans Jawa diperpanjang hingga KM 210 ruas Tol Palikanci akibat tingginya volume kendaraan, Jasa Marga mengimbau pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan prima dan saldo e-toll cukup.

Petugas Jasa Marga memperpanjang rekayasa lalu lintas one way di Tol Trans Jawa hingga KM 210 ruas Tol Palimanan-Kanci (Palikanci). Keputusan ini diambil pada Kamis, 27 Maret 2024, menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas. Perpanjangan ini dilakukan setelah sebelumnya one way diterapkan dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 188 ruas Tol Cikopo-Palimanan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa perpanjangan one way hingga KM 210 ruas Tol Palikanci dilakukan atas diskresi kepolisian. Perpanjangan tersebut dimulai pukul 14.15 WIB. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus mudik.
Tingginya volume kendaraan ini sejalan dengan data arus mudik Lebaran tahun sebelumnya. PT Jasa Marga mencatat peningkatan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek selama periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2025. Peningkatan ini dibandingkan dengan periode libur Idul Fitri 2024 dan juga lalu lintas normal.
Perpanjangan One Way dan Imbauan Jasa Marga
Dengan adanya perpanjangan sistem one way ini, Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan dan keamanan selama perjalanan.
Ria Marlinda menekankan pentingnya pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik yang cukup untuk menghindari kendala di tengah perjalanan.
âPastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, dan tetap mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan,â pesan Ria Marlinda.
Petugas di lapangan akan terus memantau situasi dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan. Jasa Marga juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang membutuhkan.
Data Arus Mudik Lebaran 2025
Data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan peningkatan signifikan pada arus mudik Lebaran 2025. Selama periode H-10 sampai H-5 Lebaran, tercatat sebanyak 955.923 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama: GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). Peningkatan ini menunjukkan peningkatan sebesar 1,5 persen dibandingkan dengan periode libur Idul Fitri 2024 (941.496 kendaraan) dan 13,0 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal (845.998 kendaraan).
Peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik Lebaran. Oleh karena itu, antisipasi dan kesiapan dari berbagai pihak, termasuk Jasa Marga dan kepolisian, sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik.
Jasa Marga menghimbau masyarakat untuk selalu mengecek kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.