Daya Beli Masyarakat Lampung Tetap Tinggi Selama Lebaran 2025
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan daya beli masyarakat tetap tinggi selama Ramadhan dan Lebaran 2025, ditunjang stabilitas harga dan peningkatan pendapatan petani.

Bandarlampung, 31 Maret 2025 (ANTARA) - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melaporkan bahwa daya beli masyarakat Lampung tetap terjaga dengan baik selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Hal ini terlihat dari keramaian pusat-pusat perbelanjaan di Bandarlampung hingga menjelang malam takbiran. Kenaikan harga gabah dan panen raya turut berkontribusi pada peningkatan daya beli masyarakat di berbagai lapisan.
"Tadi malam kami melihat suasana di Kota Bandarlampung, terutama di pusat-pusat perbelanjaan, masih sangat ramai," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Senin. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat tetap tinggi meskipun memasuki periode hari raya keagamaan.
Berdasarkan laporan yang diterima, aktivitas jual beli di pasar tradisional dan modern tetap ramai. Para pedagang pun melaporkan peningkatan penjualan dan optimisme terhadap kondisi ekonomi di Lampung. Kondisi ini menunjukkan daya beli masyarakat yang kuat dan berkelanjutan.
Stabilitas Harga dan Peningkatan Pendapatan Petani
Gubernur menjelaskan bahwa stabilitas harga bahan pangan menjadi salah satu faktor utama yang mendukung daya beli masyarakat. Harga-harga kebutuhan pokok tetap terkendali selama periode Ramadhan dan Lebaran, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya tanpa khawatir akan inflasi yang tinggi. Hal ini merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Selain stabilitas harga, peningkatan pendapatan petani juga turut berkontribusi pada peningkatan daya beli. Kenaikan harga gabah dan panen raya yang melimpah membuat petani di Lampung lebih sejahtera. Mereka pun dapat meningkatkan pengeluaran dan berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi di daerah.
"Saat bertemu dengan pedagang, mereka bersyukur daya beli dan konsumsi masyarakat masih tinggi. Jadi ekonomi masih terus berputar," kata Gubernur. Kondisi ini menunjukkan sinergi positif antara sektor pertanian dan sektor perdagangan di Lampung.
Lebih lanjut, Gubernur juga mencatat adanya peningkatan jumlah masyarakat dari daerah pedesaan yang berbelanja ke Bandarlampung. Hal ini menunjukkan dampak positif dari peningkatan pendapatan petani terhadap perekonomian daerah.
Dampak Positif bagi Kesejahteraan Masyarakat
Rahmat Mirzani Djausal menambahkan bahwa daya beli masyarakat yang terjaga dan stabilitas harga yang terkendali selama Lebaran 2025 memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Lampung. Masyarakat dapat merayakan hari raya dengan lebih nyaman dan tenang tanpa harus khawatir akan kesulitan ekonomi.
"Semua ini terjaga karena kerja keras bersama antara pemerintah, pelaku pasar dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi. Semoga harga yang stabil dan keamanan terus terjaga untuk menunjang kesejahteraan masyarakat di Lampung," tambahnya. Hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Dengan terjaganya daya beli dan stabilitas harga, diharapkan perekonomian Lampung akan terus tumbuh positif dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.