Dramatis! Dua Wisatawan Bandung Selamat Setelah Terseret Ombak Pantai Jayanti
Dua wisatawan asal Bandung berhasil diselamatkan petugas gabungan setelah terseret ombak di Pantai Jayanti, Cianjur, saat nekat berenang di tengah cuaca ekstrem.

Cianjur, 2 April 2024 - Dua wisatawan asal Bandung, Ali Muharovin (28) dan Riki Indriawan (18), nyaris meregang nyawa setelah terseret ombak di Pantai Jayanti, Cianjur, Jawa Barat. Kejadian dramatis ini terjadi pada Rabu, saat keduanya nekat berenang meskipun telah dilarang petugas karena kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Petugas gabungan dari Polsek Cidaun, penjaga pantai, dan relawan berhasil menyelamatkan mereka setelah terseret ombak sejauh kurang lebih 20 meter dari bibir pantai.
Kapolsek Cidaun, Iptu Yudi Hernayadi, menjelaskan kronologi kejadian. Menurutnya, kedua wisatawan tersebut mengabaikan peringatan petugas dan berenang terlalu jauh ke tengah laut. Gelombang tinggi yang tiba-tiba datang kemudian menyeret mereka ke tengah. "Keduanya berenang terlalu ke tengah meski petugas sudah melarang agar tidak berenang karena cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi, membuat korban terseret ombak yang tiba-tiba besar," kata Iptu Yudi Hernayadi.
Beruntung, petugas yang siaga langsung bergerak cepat melakukan penyelamatan. Setelah berhasil dievakuasi, Ali dan Riki langsung dilarikan ke puskesmas terdekat karena sempat tidak sadarkan diri akibat menghirup banyak air laut. Setelah mendapatkan perawatan medis, kondisi keduanya berangsur membaik dan akhirnya diperbolehkan pulang pada Rabu sore.
Detik-Detik Penyelamatan di Pantai Jayanti
Proses penyelamatan kedua wisatawan tersebut berlangsung menegangkan. Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, penjaga pantai, dan relawan bahu membahu menghadapi ganasnya ombak untuk mencapai kedua korban. Mereka berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan Ali dan Riki sebelum kondisi mereka semakin memburuk. Kecepatan respon dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan penyelamatan ini.
Setelah berhasil di evakuasi, petugas langsung memberikan pertolongan pertama. Keduanya mengalami sesak napas dan kekurangan cairan akibat menelan banyak air laut. Petugas memberikan oksigen dan melakukan tindakan medis lainnya untuk menstabilkan kondisi mereka sebelum dibawa ke puskesmas.
Di puskesmas, Ali dan Riki mendapatkan perawatan intensif. Mereka dipantau secara ketat oleh tim medis hingga dinyatakan pulih dan diperbolehkan kembali ke rumah. Meskipun sempat mengalami trauma, keduanya bersyukur atas keselamatan yang mereka peroleh berkat kesigapan petugas.
Imbauan dan Peningkatan Pengawasan
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya mengabaikan imbauan keselamatan saat berwisata di pantai. Iptu Yudi Hernayadi menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan penyuluhan kepada wisatawan. Selama libur panjang Lebaran, petugas gabungan telah disiagakan untuk mengawasi pengunjung dan memberikan imbauan agar tidak berenang di area yang berbahaya.
Meskipun demikian, masih banyak wisatawan yang mengabaikan peringatan tersebut. Oleh karena itu, pihak kepolisian berencana untuk menambah papan larangan berenang dan memperketat pengawasan di sepanjang Pantai Jayanti. "Kami akan meningkatkan pengawasan dan imbauan agar tidak terjadi kejadian yang sama menimpa wisatawan karena di sepanjang Pantai Jayanti terdapat cekungan yang dapat membahayakan," tegas Iptu Yudi Hernayadi.
Pantai Jayanti memang memiliki keindahan alam yang memikat, namun juga menyimpan potensi bahaya, terutama saat cuaca ekstrem. Cekungan di dasar laut dapat menyebabkan arus bawah yang kuat dan berbahaya bagi para perenang. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan petugas sangatlah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Selain itu, pihak berwenang juga akan melakukan sosialisasi lebih intensif kepada masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya keselamatan saat berwisata di pantai. Sosialisasi ini akan menekankan pentingnya memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi rambu-rambu yang ada, dan tidak berenang di area yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi imbauan petugas saat berwisata di pantai. Keselamatan dan keamanan harus selalu diutamakan, dan jangan sampai mengabaikan peringatan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.