Waspada! Ombak Besar Ancam Wisatawan Pantai Selatan Bantul
Libur Lebaran 2025 di Pantai Parangtritis diwarnai dua insiden wisatawan terseret ombak; polisi imbau pengunjung waspada bahaya gelombang laut selatan.

Setidaknya dua insiden wisatawan terseret ombak terjadi di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, selama libur Lebaran 2025. Peristiwa ini mengakibatkan proses pencarian dan penyelamatan oleh tim SAR gabungan, serta mengundang imbauan serius dari pihak berwajib agar wisatawan lebih waspada terhadap bahaya ombak besar di pantai selatan.
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, menghimbau wisatawan untuk tidak terlalu jauh memasuki laut. "Pantai-pantai di Bantul memang menjadi destinasi favorit, namun ombak di pantai selatan cukup berbahaya. Kami mengimbau wisatawan tidak masuk terlalu jauh ke laut, demi keselamatan bersama," tegasnya dalam pernyataan di Bantul, Sabtu.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (3/4) dan Jumat (4/4) menunjukkan tingginya risiko kecelakaan laut di kawasan tersebut. Meskipun beberapa korban berhasil diselamatkan, satu korban masih dalam pencarian hingga saat ini. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian dan tim SAR.
Imbauan Waspada dan Upaya Pencegahan
AKBP Novita Eka Sari menduga para korban terseret arus 'rip current' karena terlalu jauh bermain air di luar batas aman. "Kejadian ini seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi para wisatawan untuk lebih berhati-hati bila bermain air di pantai," imbuhnya. Pihaknya menekankan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan di pantai.
Lebih lanjut, Kapolres Bantul menyebutkan bahwa Pantai Parangtritis tetap menjadi tujuan wisata favorit selama libur Lebaran, dengan jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 20 ribu orang pada Jumat (4/4), H+3 Lebaran. Angka ini merupakan jumlah pengunjung terbanyak dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Sebagai upaya pencegahan kecelakaan serupa, Polres Bantul telah mengerahkan petugas patroli, termasuk anggota Polair dan Polwan, untuk melakukan pendekatan humanis kepada wisatawan. Imbauan disampaikan melalui pengeras suara, meminta wisatawan menjauh dari bibir pantai untuk menjaga keselamatan.
Selain patroli, Polres Bantul juga memasang sejumlah papan imbauan larangan mandi di laut di titik-titik strategis. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengunjung akan potensi bahaya yang ada di pantai selatan.
Keselamatan Wisatawan Tetap Jadi Prioritas
"Jangan sampai momen liburan yang berbahagia ini justru berakhir dengan duka. Kita ingin agar semua wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat," ujar Kapolres Bantul. Pernyataan ini menekankan komitmen pihak berwajib untuk memastikan keselamatan para wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Bantul.
Dengan tingginya jumlah pengunjung selama libur Lebaran, upaya pencegahan dan himbauan keselamatan menjadi sangat penting. Pihak berwenang berharap kerjasama dari seluruh wisatawan untuk selalu mematuhi peringatan dan mengikuti petunjuk keselamatan yang telah disediakan.
Imbauan kepada wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi aturan keselamatan di pantai selatan Bantul diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang. Keselamatan dan kenyamanan wisatawan tetap menjadi prioritas utama.