Fakta Unik Operasi Patuh Maung: Pelanggaran Meningkat, Angka Kecelakaan Justru Turun Drastis di Serang
Operasi Patuh Maung 2025 Satlantas Polres Serang menindak ribuan pelanggar lalu lintas, namun angka kecelakaan justru menurun drastis. Ada apa di balik fenomena ini?

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serang baru-baru ini merampungkan gelaran Operasi Patuh Maung 2025. Operasi ini berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak tanggal 14 hingga 27 Juli. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam penindakan pelanggaran lalu lintas.
Sebanyak 3.641 pelanggar lalu lintas berhasil ditindak selama periode operasi tersebut. Angka ini mencatat kenaikan sebesar 38 persen dibandingkan dengan pelaksanaan operasi serupa pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi sorotan utama dari evaluasi Operasi Patuh Maung.
Kepala Satlantas Polres Serang, AKP Fery Oktaviari Pratama, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penindakan ini dipicu oleh kurangnya kesadaran masyarakat. Banyak pengendara masih abai terhadap pentingnya keselamatan saat berlalu lintas di jalan raya. Hal ini menjadi tantangan besar bagi pihak kepolisian.
Strategi Penindakan dan Peningkatan Pelanggaran
Dalam upaya menegakkan disiplin berlalu lintas, Satlantas Polres Serang menerapkan berbagai metode penindakan. Penindakan ini mencakup penggunaan teknologi modern hingga pendekatan langsung di lapangan. Total 3.641 pelanggaran yang terdata menunjukkan efektivitas strategi ini.
Rincian penindakan menunjukkan variasi dalam metode yang digunakan. Sebanyak 700 pelanggaran berhasil terekam melalui kamera ETLE Statis yang terpasang di beberapa titik strategis. Metode ini memungkinkan penindakan otomatis tanpa interaksi langsung.
Selain itu, 301 perkara ditindak dengan menggunakan tilang manual oleh petugas di lapangan. Pendekatan ini seringkali diterapkan untuk pelanggaran yang tidak terdeteksi oleh ETLE atau memerlukan intervensi langsung. Sisanya, sebanyak 2.860 pengendara, diberikan teguran sebagai bentuk pembinaan. Teguran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tanpa harus langsung memberikan sanksi denda.
Peningkatan jumlah pelanggaran yang ditindak ini menjadi indikator bahwa masih banyak masyarakat yang perlu diedukasi. Kesadaran untuk mematuhi peraturan lalu lintas harus terus ditingkatkan. Hal ini penting demi terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Penurunan Angka Kecelakaan dan Penghargaan Prestasi
Meskipun jumlah pelanggaran yang ditindak mengalami peningkatan, ada kabar baik terkait angka kecelakaan lalu lintas. AKP Fery Oktaviari Pratama mengungkapkan bahwa angka kecelakaan justru menurun drastis. Penurunan ini mencapai 79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama Operasi Patuh Maung tahun ini, hanya terjadi tiga insiden kecelakaan lalu lintas. Yang lebih menggembirakan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari ketiga insiden tersebut. Kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan tahun 2024, yang mencatat empat kecelakaan dengan tiga korban jiwa.
Keberhasilan Satlantas Polres Serang dalam menekan angka fatalitas kecelakaan ini mendapat apresiasi. Mereka dinilai baik dalam aspek kegiatan preemtif, preventif, dan represif. Atas kinerja cemerlang ini, Satlantas Polres Serang menerima penghargaan peringkat kedua dalam pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2025 di lingkup Polda Banten.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum dan edukasi berjalan efektif. Penurunan angka kecelakaan lalu lintas adalah tujuan utama dari setiap operasi. Ini juga membuktikan bahwa peningkatan penindakan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kecelakaan, melainkan dapat menjadi faktor pencegah.
Imbauan dan Harapan untuk Keselamatan Berlalu Lintas
Menyikapi hasil operasi ini, Satlantas Polres Serang terus mengimbau seluruh pengendara. Penting bagi mereka untuk selalu menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Kepatuhan ini adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan berkendara yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
AKP Fery Oktaviari Pratama menekankan beberapa poin penting yang harus diperhatikan pengendara. Ini termasuk memperhatikan batas kecepatan yang ditetapkan di jalan raya. Selain itu, kondisi kendaraan juga harus selalu dipastikan laik jalan sebelum digunakan.
Kelengkapan surat-surat kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM) juga menjadi hal krusial. Pengendara wajib membawa dokumen-dokumen ini saat berkendara. Kepatuhan terhadap semua aspek ini akan sangat membantu dalam mengurangi risiko kecelakaan dan pelanggaran di masa mendatang.
Dengan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan. Upaya Satlantas Polres Serang dalam Operasi Patuh Maung ini menjadi contoh nyata komitmen mereka. Mereka bertekad untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas yang lebih baik di wilayah Serang.