Gereja Toraja Gelar Pasar Murah Ramadhan, Wujud Toleransi di Makassar
Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Jemaat Sudiang Makassar menggelar pasar murah Ramadhan, mendistribusikan 250 paket sembako sebagai wujud toleransi antar umat beragama.

Makassar, 21 Maret 2024 - Dalam sebuah aksi nyata yang mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama, Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) Jemaat Sudiang di Makassar menggelar Pasar Murah Ramadhan. Kegiatan ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat, khususnya umat Muslim di sekitar wilayah tersebut. Pasar murah ini membagikan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu, sebuah tindakan yang mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah setempat.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut hadir dan menyerahkan paket sembako secara simbolis. Kehadiran beliau semakin mengukuhkan dukungan pemerintah terhadap inisiatif positif ini. Kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga simbol nyata kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Kota Makassar.
Pasar murah yang diselenggarakan PKBGT Jemaat Sudiang ini mendistribusikan sebanyak 250 paket sembako. Paket-paket tersebut berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dari pihak gereja terhadap masyarakat sekitar, tanpa memandang latar belakang agama.
Apresiasi Pemerintah dan Semangat Toleransi
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasinya yang tinggi terhadap kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh PKBGT Jemaat Sudiang. "Kami atas nama pemerintah mengapresiasi kegiatan Pasar Murah Ramadhan ini, apalagi dilaksanakan oleh PKBGT Jemaat Sudiang. Ini adalah bentuk nyata dari toleransi dan kerukunan umat beragama di Makassar," ujarnya. Pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini sebagai contoh nyata toleransi antarumat beragama.
Aliyah menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat Muslim yang bermukim di sekitar gereja dan juga anggota jemaat yang membutuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas agama dan suku.
Meskipun pasar murah ini difokuskan di wilayah Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, dampaknya terasa signifikan bagi masyarakat sekitar, terutama mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah. Aksi ini menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk dan skala.
Suksesnya Pasar Murah dan Harapan Ke Depan
Antusiasme masyarakat sangat terlihat dalam kegiatan pasar murah ini. Kehangatan penyambutan terhadap Wakil Wali Kota Makassar dan para tamu undangan lainnya menjadi bukti nyata apresiasi masyarakat terhadap inisiatif PKBGT Jemaat Sudiang. Suksesnya pendistribusian 250 paket sembako menunjukkan perencanaan dan pelaksanaan yang matang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk turut serta dalam meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Semoga semangat kebersamaan dan toleransi yang ditunjukkan dalam pasar murah ini dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Makassar.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh toleransi. Semoga kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang, sehingga toleransi dan persaudaraan antarumat beragama tetap terjaga dengan baik.
Semoga kegiatan pasar murah ini dapat menjadi inspirasi bagi gereja-gereja lain dan berbagai organisasi untuk turut serta dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Hal ini akan semakin memperkuat rasa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.