Gubernur Sultra Siapkan 7 Bus Damri Gratis untuk Mudik Lebaran 2025
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyediakan tujuh bus Damri gratis untuk membantu masyarakat pulang kampung saat Lebaran 2025, dengan rute Kendari-Baubau, Kendari-Mawasangka, dan beberapa daerah lainnya di Buton Tengah dan Muna.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyediakan fasilitas mudik gratis Lebaran 2025. Sebanyak tujuh bus Damri disiapkan untuk mengangkut pemudik menuju berbagai daerah di Sultra. Program ini diluncurkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Program mudik gratis ini menjangkau beberapa rute penting di Sultra. Tujuh bus Damri tersebut melayani rute Kendari-Baubau, Kendari-Mawasangka (Kabupaten Buton Tengah), serta Tondasi dan Pure (Kabupaten Muna). Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan akses transportasi yang mudah dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Sultra yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga.
Pemberangkatan gelombang pertama program mudik gratis ini telah dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2025. Tercatat lebih dari dua ratus masyarakat telah memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menuju Baubau, Mawasangka, Tondasi, dan Pure. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program yang digagas oleh Gubernur Andi Sumangerukka ini.
Mudik Aman dan Nyaman dengan Bus Damri Gratis
Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, melalui Kepala Dinas Muhammad Rajulan, menjelaskan lebih lanjut mengenai program mudik gratis ini. Ia menyebutkan bahwa kapasitas setiap bus Damri bervariasi, mulai dari 40 hingga 45 kursi. Dengan demikian, program ini diperkirakan mampu menampung ratusan pemudik untuk setiap gelombang keberangkatan.
Rajulan juga menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Gubernur Andi Sumangerukka terhadap masyarakat Sultra. "Program mudik Lebaran gratis ini merupakan program Gubernur Sultra Andi Sumangerukka untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran," ujar Rajulan.
Pemberangkatan gelombang kedua direncanakan pada tanggal 27 Maret 2025, dengan rute yang sama seperti gelombang pertama yaitu Baubau-Mawasangka, Tondasi, dan Pure. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran.
Sumber Dana dan Rute Lengkap
Yang menarik, program mudik gratis ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Biaya operasional seluruhnya ditanggung oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melalui yayasan ASR. Hal ini menunjukkan komitmen pribadi Gubernur dalam mendukung kelancaran mudik Lebaran bagi masyarakat Sultra.
Berikut ini ringkasan rute yang dilayani oleh program mudik gratis tersebut:
- Kendari - Baubau
- Kendari - Mawasangka (Buton Tengah)
- Baubau - Mawasangka (Buton Tengah)
- Baubau - Tondasi (Muna)
- Baubau - Pure (Muna)
Dengan adanya program mudik gratis ini, diharapkan masyarakat Sultra dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi. Program ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya.
Semoga program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakatnya selama musim mudik Lebaran.