H-1 Lebaran, 37.814 Penumpang Padati Stasiun Daop 8 Surabaya!
PT KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan penumpang kereta api hingga 37.814 orang pada H-1 Lebaran, dengan Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Malang sebagai yang tersibuk.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat angka signifikan pada H-1 Lebaran, Minggu (30/3). Sebanyak 37.814 penumpang memadati stasiun-stasiun di wilayah operasional Daop 8 Surabaya. Dari jumlah tersebut, 21.641 penumpang berangkat dan 16.173 penumpang tiba di berbagai stasiun di wilayah tersebut. Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan data ini berdasarkan catatan pukul 09.00 WIB.
Lonjakan penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama periode mudik Lebaran. Data ini juga mencerminkan kesiapan PT KAI Daop 8 Surabaya dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama masa angkutan Lebaran. Keberhasilan dalam mengelola arus penumpang ini menjadi bukti efektifitas manajemen dan operasional PT KAI Daop 8 Surabaya.
Selama periode angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 Maret, Daop 8 Surabaya telah melayani total 406.373 penumpang. Rinciannya, 220.874 penumpang berangkat dan 185.499 penumpang tiba. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menandakan tren positif penggunaan kereta api untuk perjalanan mudik.
Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Malang Paling Ramai
Tiga stasiun utama di Daop 8 Surabaya, yaitu Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, dan Stasiun Malang, menjadi yang paling ramai selama periode angkutan Lebaran. Stasiun Gubeng mencatat angka penumpang berangkat sebanyak 75.159 orang dan penumpang tiba sebanyak 48.191 orang. Sementara itu, Stasiun Pasar Turi melayani 63.112 penumpang berangkat dan 51.841 penumpang tiba.
Stasiun Malang juga menunjukkan angka yang tinggi, dengan 40.845 penumpang berangkat dan 29.289 penumpang tiba. Tingginya jumlah penumpang di tiga stasiun ini menunjukkan tingginya permintaan perjalanan kereta api dari dan menuju kota-kota tersebut selama masa Lebaran. Hal ini juga menunjukan distribusi penumpang yang merata di beberapa titik strategis di Jawa Timur.
PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran. Upaya ini meliputi penambahan jumlah kereta api, peningkatan keamanan dan kenyamanan penumpang, serta optimalisasi pelayanan di stasiun-stasiun.
Rute Populer dan Jumlah Kereta Api
Berdasarkan data yang dihimpun, tujuan perjalanan penumpang didominasi oleh rute jarak jauh. "Selama periode Angkutan Lebaran ini penumpang terbanyak menuju Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Banyuwangi," ungkap Luqman Arif. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh, terutama selama periode mudik Lebaran.
Untuk melayani lonjakan penumpang, PT KAI Daop 8 Surabaya memberangkatkan 58 kereta api jarak jauh, terdiri dari 49 kereta api reguler dan 9 kereta api tambahan. Penambahan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin mudik menggunakan kereta api. Hal ini juga menunjukkan komitmen PT KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang memadai.
Secara keseluruhan, PT KAI Daop 8 Surabaya berhasil melayani lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran 2025 dengan baik. Angka penumpang yang signifikan menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan efisien.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen PT KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode mudik Lebaran. Semoga di tahun-tahun mendatang, PT KAI dapat terus meningkatkan pelayanannya dan memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi para penumpang.