Ide Menu MPASI Praktis untuk Mudik Lebaran: Nasi Tim hingga Kentang Kukus
Dokter Yovita Ananta, Sp.A, bagikan tips MPASI praktis dan sehat untuk perjalanan mudik Lebaran, meliputi nasi tim, puree telur, dan kentang kukus, menjaga nutrisi si kecil tetap terpenuhi.

Jakarta, 26 Maret 2024 (ANTARA) - Mudik Lebaran menjadi momen spesial bagi keluarga Indonesia. Namun, bagi para orang tua dengan bayi yang sudah memasuki usia MPASI (Makanan Pendamping ASI), mempersiapkan menu makanan bayi selama perjalanan mudik bisa menjadi tantangan tersendiri. Dokter spesialis anak dan konselor laktasi, dr. Yovita Ananta, Sp.A, memberikan solusi praktis dan sehat berupa beberapa ide menu MPASI yang mudah dipersiapkan dan dibawa saat mudik.
dr. Yovita menyarankan beberapa pilihan menu MPASI yang mudah disiapkan dan dibawa, serta tetap memperhatikan nutrisi dan keamanan makanan bayi. Hal ini penting untuk memastikan tumbuh kembang si kecil tetap optimal selama perjalanan mudik. Kebersihan dan keamanan makanan menjadi kunci utama dalam memilih menu MPASI yang tepat.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, dr. Yovita menekankan pentingnya memberikan MPASI yang bergizi seimbang kepada bayi usia enam bulan ke atas sebagai pelengkap nutrisi ASI. Pemilihan menu yang tepat dan praktis sangat penting, terutama saat keluarga melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Menu MPASI Praktis untuk Mudik
Salah satu menu andalan yang direkomendasikan dr. Yovita adalah nasi tim. Nasi tim dapat disiapkan sebelum keberangkatan dan disimpan dalam wadah kedap udara, seperti termos. "Masak nasi dengan kaldu ayam atau daging, serta potongan protein hewani hingga lunak, lalu saring atau haluskan hingga mencapai tekstur yang lembut dan mudah ditelan bayi. Menu ini umumnya cocok untuk bayi berusia enam bulan," jelas dr. Yovita.
Menu selanjutnya yang praktis dibawa adalah puree telur rebus. Sebelum mudik, siapkan telur rebus (ayam atau puyuh) yang sudah dikupas. Haluskan telur dengan garpu hingga benar-benar hancur. Tambahkan sedikit ASI, susu formula, atau kuah kaldu ayam untuk menambah cita rasa dan nutrisi. "Menu ini cocok dikonsumsi oleh bayi berusia 7 bulan yang sudah mulai mahir mengunyah dan menelan makanan," tambah dr. Yovita yang berpraktik di RS Pondok Indah – Pondok Indah.
Sebagai pilihan lain, dr. Yovita juga merekomendasikan kentang kukus. Kentang yang sudah dikukus dapat dihaluskan sesuai tekstur yang dibutuhkan bayi. Kentang kukus dapat diberikan langsung atau dicampur dengan protein pilihan, seperti ayam cincang tumis atau ikan goreng yang disuwir, untuk menambah nutrisi. Dengan begitu, kebutuhan gizi si kecil tetap terpenuhi selama perjalanan.
Ketiga menu di atas dipilih karena mudah disiapkan, mudah dibawa, dan tetap memberikan nutrisi yang seimbang untuk bayi. Pemilihan bahan-bahan juga memperhatikan kemudahan dalam pengolahan dan penyimpanan selama perjalanan mudik.
Tips Keamanan dan Kebersihan MPASI Saat Mudik
dr. Yovita mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan MPASI. "Selain nutrisi, kebersihan MPASI juga perlu diperhatikan dengan baik. Sebab, MPASI juga dapat terkontaminasi kuman penyebab penyakit, seperti diare," pesan dr. Yovita. Oleh karena itu, pastikan wadah penyimpanan MPASI bersih dan kedap udara. Usahakan untuk memberikan MPASI kepada bayi segera setelah sampai di tempat tujuan.
Persiapan yang matang dan pemilihan menu yang tepat akan membantu para orang tua memberikan MPASI yang bergizi dan aman bagi bayi selama perjalanan mudik Lebaran. Dengan begitu, momen mudik tetap menyenangkan dan si kecil tetap sehat.
Dengan memperhatikan beberapa tips dan rekomendasi menu MPASI di atas, diharapkan para orang tua dapat lebih tenang dan nyaman dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran bersama si kecil. Ingatlah selalu untuk memprioritaskan kesehatan dan nutrisi bayi di atas segalanya.