Indonesia Perkuat Dukungan Penanggulangan Terorisme di Afrika
Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menegaskan komitmen Indonesia untuk terus membantu negara-negara Afrika dalam memberantas terorisme melalui pendekatan komprehensif dan kerja sama internasional.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Arrmanatha Nasir, baru-baru ini menyampaikan komitmen kuat Indonesia dalam membantu negara-negara Afrika memberantas terorisme. Pernyataan tersebut disampaikan langsung di Sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di New York, Selasa (21/1).
Terorisme: Ancaman Global yang Kompleks
Wamenlu Nasir menekankan bahwa terorisme merupakan ancaman global yang serius, mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan, khususnya di kawasan Afrika. Indonesia, sebagai negara yang pernah mengalami dampak buruk terorisme, memahami pentingnya pendekatan komprehensif dalam penanggulangannya.
Pendekatan Komprehensif dan Berbasis Hukum Internasional
Indonesia mendorong langkah-langkah pencegahan terorisme yang efektif dan sesuai hukum internasional, sejalan dengan Piagam PBB. Hal ini mencakup penegakan hukum yang tegas namun tetap mengedepankan penghormatan HAM dan prinsip-prinsip keadilan.
Pengalaman Indonesia: Mengatasi Akar Masalah
Berbagi pengalaman, Wamenlu Nasir menjelaskan bahwa Indonesia berhasil menekan angka terorisme dengan mengatasi akar masalah. Hal ini dilakukan melalui dialog, toleransi, moderasi, dan peningkatan literasi digital serta kemampuan berpikir kritis masyarakat.
Strategi Nasional dan Kerja Sama Regional
Indonesia juga menekankan pentingnya kebijakan nasional yang mencakup pencegahan pendanaan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan. Selain itu, diperlukan kerja sama regional yang kuat, seperti yang diinisiasi Uni Afrika, untuk menghadapi ancaman bersama ini.
Dukungan Konkret melalui JCLEC
Dukungan Indonesia terhadap negara-negara Afrika diwujudkan melalui program pembinaan dan pembangunan kapasitas lewat Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC). JCLEC memfokuskan pada penanggulangan terorisme dan kejahatan transnasional.
Pertukaran Informasi dan Praktik Terbaik
Wamenlu Nasir juga menyoroti pentingnya pertukaran informasi dan praktik terbaik antar negara sebagai kunci keberhasilan dalam memberantas terorisme. Hal ini membutuhkan kolaborasi global yang erat dan berkelanjutan.
Dukungan Internasional dan Reformasi DK PBB
Indonesia menyerukan dukungan internasional yang lebih besar bagi Afrika dalam mengatasi masalah keamanan, termasuk terorisme dan kejahatan transnasional. Selain itu, Indonesia mendorong reformasi DK PBB agar representasi Afrika lebih adil dan efektif dalam pengambilan keputusan global.
Kesimpulan
Komitmen Indonesia dalam membantu Afrika memberantas terorisme merupakan bukti nyata dari kepedulian dan kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman global. Pendekatan yang komprehensif, kolaborasi regional dan internasional, serta dukungan kapasitas menjadi kunci keberhasilan upaya ini.