InJourney Siapkan 14.594 Petugas untuk Layani Mudik Lebaran 2025
InJourney Aviation Services (IAS) mengerahkan 14.594 petugas gabungan untuk memastikan kelancaran layanan kebandaraan selama periode mudik Lebaran 2025 di 12 bandara.

Tangerang, 19 Maret 2024 - Menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M, InJourney Aviation Services (IAS) bersiap memberikan pelayanan terbaik di sektor kebandaraan. Sebagai sub-holding bandara udara di Indonesia, IAS telah menyiapkan sebanyak 14.594 petugas gabungan untuk melayani para pemudik. Petugas tersebut akan tersebar di 12 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).
Direktur Utama InJourney Aviation Services (IAS), Dendi Danianto, dalam konferensi pers di Tangerang menyatakan, "Total kita menyiagakan sebanyak 14.594 petugas, yang mana ini kita bagikan di 12 bandara di Indonesia." Para petugas ini terdiri dari tenaga ground handling dan kebersihan bandara. Selain penambahan jumlah personel, IAS juga meningkatkan kesiapan peralatan dan teknologi untuk menunjang kelancaran operasional selama periode mudik.
Persiapan matang dilakukan IAS untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik. Langkah ini merupakan komitmen InJourney IAS dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebandaraan. "Jadi kita saat ini fokus di lima portofolio yang ada yaitu kargo logistik, hospitality, ground handling, propertys dan manajemen. Makanya dalam layanan mudik Lebaran ini kita, jadi kita tingkatkan pada layanan ini," jelas Dendi.
Layanan Prima Mudik Lebaran 2025
InJourney IAS tidak hanya menambah jumlah petugas, tetapi juga melengkapi bandara dengan Ground Support Equipment (GSE) terbaru dan ramah lingkungan. "Penambahan alat-alat Ground Support Equipment (GSE) dengan teknologi terbaru dan ramah lingkungan merupakan upaya IAS Group untuk terus melakukan transformasi bisnis, khususnya transformasi bisnis dalam aspek layanan melalui peningkatan kecepatan, keselamatan, dan kenyamanan proses ground handling," ungkap Dendi.
Untuk memaksimalkan layanan, InJourney IAS membuka posko gabungan nasional (posgabnas) pelayanan mudik Lebaran mulai 20 Maret hingga 8 April 2025 di ruang APSpace, Terminal 3 Domestik Bandara Soekarno-Hatta. Posko ini berfungsi sebagai pusat kendali untuk memantau kondisi terkini di setiap titik layanan, mulai dari pergerakan pesawat dan penumpang hingga penanganan bagasi.
"Dengan ini kita makanya melakukan penebalan-penebalan di titik layanan sebagai memperlancar periode mudik," tambah Dendi. Selain posko, InJourney IAS juga menambah operasional ground handling sebanyak 164 unit motorized dan 582 unit non-motorized. Untuk tahun 2025, direncanakan penambahan 90 unit motorized dan 382 unit non-motorized.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
Antisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran menjadi fokus utama InJourney IAS. Dengan penambahan petugas dan peralatan, diharapkan pelayanan di bandara dapat berjalan lancar dan efisien. Posko gabungan nasional juga berperan penting dalam memonitor situasi dan mengatasi potensi kendala yang mungkin terjadi.
InJourney IAS berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
InJourney IAS juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan. Penggunaan GSE terbaru dan ramah lingkungan merupakan salah satu contoh komitmen IAS terhadap inovasi dan keberlanjutan.
Selain itu, pembukaan posko gabungan nasional menunjukkan kesiapan InJourney IAS dalam menghadapi potensi peningkatan jumlah penumpang dan memastikan kelancaran operasional di bandara.
Kesimpulan
Dengan mengerahkan 14.594 petugas dan melengkapi fasilitas dengan teknologi terkini, InJourney Aviation Services berupaya memberikan pelayanan prima bagi para pemudik Lebaran 2025. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan selama periode mudik.