Investasi di Kota Bengkulu Capai Rp1,04 Triliun di Tahun 2024
Realisasi investasi di Kota Bengkulu pada tahun 2024 mencapai Rp1,04 triliun, meskipun lebih rendah dari target Rp3,5 triliun, dan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja.

Pemerintah Kota Bengkulu mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,04 triliun sepanjang tahun 2024. Angka ini diperoleh setelah Kementerian Investasi/BKPM RI memverifikasi potensi investasi pada triwulan keempat tahun tersebut, yang selesai pada Februari 2025. Realisasi ini lebih rendah dari target yang ditetapkan sebesar Rp3,5 triliun, namun tetap menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu, Irsan Setiawan, menjelaskan bahwa capaian ini cukup menggembirakan mengingat tahun 2024 merupakan tahun politik dengan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada. Kondisi ini, menurutnya, berdampak pada sikap wait and see dari beberapa investor. Meskipun demikian, minat investor untuk menanamkan modal di Kota Bengkulu tetap tinggi.
Peningkatan investasi di Kota Bengkulu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan membuka lapangan kerja baru. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkot Bengkulu untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik bagi para investor, baik dalam negeri maupun asing.
Rincian Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja
Realisasi investasi Rp1,04 triliun tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp730,17 miliar (70,06 persen) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp311,97 miliar (29,94 persen). Investasi ini berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 3.235 orang, dengan rincian 2.843 orang (87,88 persen) dari sektor PMDN dan 392 orang (12,12 persen) dari sektor PMA.
Data ini menunjukkan kontribusi signifikan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja di Kota Bengkulu. Pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan daya tarik investasi dengan menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi para investor.
Target investasi Kota Bengkulu pada tahun 2024 memang cukup tinggi, yaitu Rp3,5 triliun, meningkat dari Rp2 triliun di tahun sebelumnya. Namun, capaian Rp1,04 triliun tetap dianggap positif mengingat tantangan tahun politik yang dihadapi. Pemerintah optimistis bahwa iklim investasi di Kota Bengkulu akan semakin membaik di tahun-tahun mendatang.
Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya
Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, realisasi investasi di Kota Bengkulu mencapai Rp2,79 triliun, melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian ini menunjukkan tren positif pertumbuhan investasi di Kota Bengkulu dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan tren positif tersebut.
Meskipun realisasi investasi tahun 2024 belum mencapai target, angka Rp1,04 triliun tetap menjadi prestasi yang signifikan. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi Kota Bengkulu dan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ke depan, Pemkot Bengkulu akan terus berupaya meningkatkan daya saing daerah dan menarik lebih banyak investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan meningkatnya investasi, diharapkan akan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah. Pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam proses perizinan investasi agar lebih mudah dan cepat.
Keberhasilan dalam menarik investasi tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga peran serta seluruh stakeholder, termasuk masyarakat. Kerja sama dan sinergi yang baik antara pemerintah, investor, dan masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Bengkulu.