Jasamarga Transjawa Siap Siaga Operasional Lebaran: Pastikan Perjalanan Mudik Anda Lancar!
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di Jalan Tol Trans Jawa selama periode mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H, dengan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah bersiap menghadapi lonjakan volume lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Direktur Utama PT JTT, Rudi Kurniadi, memimpin langsung kesiapan operasional ini, menekankan pentingnya kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol di sepanjang jalur Trans Jawa. Siaga operasional ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan gerbang tol hingga strategi antisipasi situasi darurat.
Kesiapan layanan operasional meliputi berbagai aspek penting. PT JTT memastikan kesiapan pelayanan di gerbang tol, area rehat, dan sepanjang jalur tol. Kondisi jalan, drainase, dan seluruh sarana prasarana telah diperiksa untuk memenuhi standar pelayanan minimal jalan tol. Selain itu, fokus juga diberikan pada aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Antisipasi terhadap potensi kepadatan lalu lintas, terutama di lokasi rawan kecelakaan, area rawan genangan dan longsor, serta titik-titik yang berpotensi macet seperti objek wisata, juga menjadi prioritas. PT JTT telah menyiapkan strategi untuk menangani situasi darurat, khususnya mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.
Layanan Prima untuk Kenyamanan Pemudik
Untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan, PT JTT telah melakukan berbagai persiapan. Pengendalian kepadatan di area rest area dilakukan dengan memperhatikan kapasitas dan daya tampung pengunjung. Kebersihan area rest area juga menjadi perhatian, dan fasilitas layanan seperti SPBU, SPKLU, toilet, tempat ibadah, air bersih, tempat parkir, dan pujasera dipastikan tersedia dan memadai. Demi kelancaran lalu lintas, kegiatan konstruksi di jalan tol yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas akan dibatasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
PT JTT juga memanfaatkan teknologi digital untuk memantau dan mengelola data lalu lintas terkini. Informasi ini akan digunakan untuk pengambilan keputusan yang cepat dan akurat dalam mengantisipasi potensi kemacetan. Strategi komunikasi dan manajemen informasi juga disiapkan untuk memberikan imbauan dan panduan perjalanan kepada pengguna jalan melalui berbagai saluran resmi.
Seluruh upaya ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan perjalanan mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa. Hal ini sejalan dengan komitmen PT JTT untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan para pemudik.
Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan
VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, turut memberikan imbauan penting kepada pengguna jalan. Beliau menekankan pentingnya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan sebelum memulai perjalanan. Hal ini mencakup pengecekan kondisi kendaraan, ketersediaan bahan bakar, saldo uang elektronik yang cukup, serta persiapan perbekalan yang dibutuhkan selama perjalanan.
Selain itu, Ria juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Penting juga untuk selalu memperbarui informasi lalu lintas terkini melalui saluran resmi Jasa Marga Group, seperti One Call Center 24 Jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 4.4. Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, diharapkan perjalanan mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman.
Dengan berbagai persiapan dan imbauan yang telah dilakukan, PT Jasamarga Transjawa Tol berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol Trans Jawa selama periode mudik dan balik Lebaran Idul Fitri. Semoga perjalanan Anda lancar, aman, dan nyaman.
Langkah-langkah yang dilakukan PT JTT untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran:
- Pemantauan dan pengendalian di lokasi rawan kecelakaan.
- Mitigasi risiko genangan dan longsor.
- Peningkatan pengawasan di lokasi yang berpotensi padat.
- Pengendalian kepadatan di area rest area.
- Pembatasan kegiatan konstruksi.
- Pemanfaatan teknologi digital untuk pengelolaan data lalu lintas.
- Penyediaan informasi dan imbauan kepada pengguna jalan.