KAI Sumut Angkut 73.607 Pemudik Jelang Lebaran 2025!
PT KAI Divre I Sumut berhasil mengangkut puluhan ribu pemudik selama periode mudik Lebaran 2025, dengan Stasiun Medan sebagai stasiun tersibuk.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mencatat angka fantastis selama periode mudik Lebaran 2025. Sebanyak 73.607 penumpang telah menggunakan jasa kereta api untuk menuju kampung halaman masing-masing antara tanggal 21 hingga 29 Maret 2025. Data ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Sumut untuk menggunakan transportasi kereta api selama periode mudik.
Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M As'ad Habibuddin, mengungkapkan rincian jumlah penumpang yang diangkut. KA Putri Deli (Medan-Tanjung Balai PP) melayani 34.139 penumpang, KA Sribilah Utama (Medan-Rantau Prapat PP) mengangkut 24.505 penumpang, KA Siantar Ekspres (Medan-Siantar PP) melayani 13.770 penumpang, dan KA Datuk Belambangan (Tebing Tinggi-Lalang PP) mengangkut 1.145 penumpang. Jumlah ini menunjukkan tingginya peminat masing-masing rute kereta api di Sumut.
Keberhasilan KAI Sumut dalam melayani pemudik juga terlihat dari data jumlah penumpang di beberapa stasiun. Stasiun Medan menjadi stasiun tersibuk dengan total 33.079 penumpang berangkat, diikuti Stasiun Kisaran (6.825 penumpang) dan Stasiun Rantau Prapat (6.400 penumpang). Sementara itu, Stasiun Medan juga menjadi stasiun kedatangan tersibuk dengan 23.241 penumpang, disusul Stasiun Rantau Prapat (10.210 penumpang) dan Stasiun Tanjung Balai (8.665 penumpang).
Stasiun Tersibuk dan Penjualan Tiket Lebaran
Data yang dirilis KAI Sumut menunjukkan Stasiun Medan sebagai stasiun dengan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan tertinggi. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan layanan kereta api dari dan menuju Medan. Tingginya angka penumpang di Stasiun Rantau Prapat dan Tanjung Balai juga menandakan peran penting kereta api dalam menghubungkan daerah-daerah tersebut dengan Medan.
Hingga 30 Maret 2025 pukul 10.00 WIB, tiket kereta api jarak jauh yang telah terjual untuk masa angkutan Lebaran mencapai 115.752 tiket, atau 66 persen dari total kapasitas yang tersedia (175.912 tiket). Rinciannya, KA Putri Deli telah menjual 77.744 tiket dan KA Sribilah Utama telah menjual 38.008 tiket. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk menggunakan kereta api selama masa Lebaran.
"Kami berharap agar calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan, agar tidak terlambat," imbau As'ad. Pernyataan ini menekankan pentingnya perencanaan perjalanan bagi calon penumpang agar tidak mengalami keterlambatan.
Keselamatan dan Kenyamanan Pemudik Menjadi Prioritas
KAI Sumut telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran 1446 Hijriah (21 Maret - 11 April 2025). Sebanyak 26 lokomotif dan 69 kereta telah disiapkan untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. "Dengan lokomotif dan kereta itu diharapkan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat yang menggunakan jasa kereta api," ujar As'ad.
Demi memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, KAI Sumut melakukan berbagai upaya. Perawatan rutin dan pemeriksaan intensif dilakukan secara berkala pada lokomotif dan kereta, meliputi pengecekan rangka bawah, bogie, alat pengereman, kelistrikan, dan peralatan keselamatan lainnya. KAI Sumut juga meningkatkan kebersihan interior dan eksterior kereta, termasuk AC, tempat duduk, dan toilet.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas layanan, petugas KAI melakukan quality control selama 30 menit sebelum kereta berangkat. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan keselamatan dan kenyamanan pelanggan selama perjalanan. Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan KAI Sumut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik.
KAI Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanannya agar masyarakat semakin nyaman dan aman menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama, terutama saat musim mudik Lebaran.