KAI Sumut Tambah 640 Kursi Bisnis untuk Arus Balik Lebaran 2025
PT KAI Divre I Sumut menambah 640 tempat duduk kelas bisnis KA Sribilah Utama untuk arus balik Lebaran 2025 guna meningkatkan layanan penumpang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) telah menambah 640 tempat duduk kelas bisnis untuk kereta api (KA) Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan-Rantau Prapat pulang pergi (PP). Penambahan ini dilakukan untuk meningkatkan layanan bagi penumpang selama arus balik Lebaran 2025 yang dimulai pada 3 April 2025.
Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M. As'ad Habibuddin, mengumumkan penambahan tempat duduk tersebut pada Kamis (3/4) di Medan. Ia menjelaskan bahwa penambahan kursi kelas bisnis ini berlaku selama periode 3 hingga 7 April 2025. Calon penumpang dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau di loket stasiun tiga jam sebelum keberangkatan, selama tiket masih tersedia. "Penambahan tempat duduk ini merupakan komitmen KAI untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode arus balik Lebaran" ujar As'ad.
Data yang disampaikan As'ad menunjukkan tingginya volume penumpang kereta api di Sumut selama periode angkutan Lebaran 2025. Puncak volume penumpang tercatat pada Rabu (2/4) dengan jumlah mencapai 12.122 penumpang. Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi sementara ini, dengan volume penumpang keberangkatan dari Medan dan menuju Medan terpantau seimbang. Meskipun belum ada tanggal pasti yang diprediksi sebagai puncak arus balik, As'ad mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal pada tanggal alternatif jika tiket di tanggal yang diinginkan telah habis.
Penambahan Kapasitas dan Volume Penumpang
Penambahan 640 tempat duduk kelas bisnis pada KA Sribilah Utama merupakan respon KAI terhadap peningkatan permintaan selama periode arus balik Lebaran. Langkah ini diharapkan dapat mengakomodasi lonjakan penumpang dan memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengguna jasa kereta api. KAI terus memantau situasi dan akan melakukan penyesuaian kapasitas jika diperlukan untuk memastikan kelancaran perjalanan arus balik Lebaran.
Selama periode mudik Lebaran 2025, dari tanggal 21 Maret hingga 2 April 2025 pukul 24.00 WIB, KAI Sumut telah melayani total 117.179 penumpang. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama musim mudik. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Rincian jumlah penumpang per rute menunjukkan bahwa KA Putri Deli (Medan-Tanjung Balai PP) melayani 52.398 penumpang, KA Sribilah Utama (Medan-Rantau Prapat PP) melayani 39.962 penumpang, dan KA Siantar Ekspres (Medan-Siantar PP) melayani 21.169 penumpang. KA Datuk Belambangan (Tebing Tinggi-Lalang PP) melayani 2.653 penumpang, dan KA Cut Meutia (Krueng Mane-Krueng Geukeuh PP) melayani 997 penumpang.
Stasiun dengan Volume Penumpang Tertinggi
Data mengenai stasiun dengan volume penumpang tertinggi juga menunjukkan distribusi penumpang yang signifikan di beberapa titik. Stasiun Medan mencatat jumlah keberangkatan penumpang tertinggi dengan 47.584 penumpang, diikuti Stasiun Kisaran (11.340 penumpang) dan Stasiun Rantau Prapat (10.674 penumpang). Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, Stasiun Medan mencatat angka tertinggi dengan 37.565 penumpang, disusul Stasiun Rantau Prapat (14.584 penumpang) dan Stasiun Kisaran (13.330 penumpang).
Data ini menunjukkan bahwa Stasiun Medan menjadi pusat utama aktivitas kereta api di Sumatera Utara, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan penumpang. KAI akan terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas di stasiun-stasiun utama untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang.
Dengan penambahan kapasitas dan antisipasi lonjakan penumpang, KAI Sumut berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025 bagi seluruh penumpang. KAI menghimbau masyarakat untuk selalu mengecek ketersediaan tiket dan memesan tiket jauh hari sebelum keberangkatan untuk menghindari kekecewaan.