KCIC Siapkan 680 Personel untuk Bantu Penumpang Whoosh saat Lebaran
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyiapkan 680 personel, termasuk customer service mobile, untuk membantu penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung selama libur Lebaran, guna mengantisipasi lonjakan penumpang baru.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan kesiapan layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, atau yang dikenal dengan Whoosh, selama periode mudik Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para penumpang, terutama bagi pengguna baru yang diperkirakan akan meningkat signifikan.
Menurut Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, KCIC telah menyiapkan total 680 personel untuk melayani penumpang. Jumlah ini termasuk personel customer service mobile (CSM) yang akan ditempatkan di titik-titik strategis di stasiun. Selain itu, pihak KCIC juga menyiapkan 530 personel untuk pengamanan.
Penambahan personel ini dilakukan karena diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang selama periode libur Lebaran. Eva menjelaskan bahwa kehadiran CSM sangat penting untuk membantu penumpang, terutama penumpang baru yang mungkin membutuhkan informasi dan bantuan tambahan. Petugas CSM akan memberikan informasi mengenai jadwal keberangkatan, membantu penumpang dalam hal lain yang dibutuhkan, dan memastikan kelancaran perjalanan.
Layanan Prima untuk Penumpang Whoosh
Eva Chairunisa menambahkan bahwa peningkatan jumlah perjalanan kereta juga dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang selama Lebaran. KCIC akan memberangkatkan 62 perjalanan kereta per hari selama masa angkutan mudik Lebaran, meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 52 perjalanan per hari. Total perjalanan kereta selama periode Lebaran mencapai 1.346 perjalanan, dengan kapasitas 808 tempat duduk yang dapat dipesan per perjalanan.
"Pelayanan ini termasuk juga customer service mobile (CSM) yang ada di stasiun di mana mereka itu nantinya akan mobile di titik-titik strategis untuk membantu penumpang baik itu dari sisi mengingatkan penumpang misalnya terkait dengan jam keberangkatan kereta, ataupun juga memberikan informasi atau juga bantuan-bantuan lainnya yang dibutuhkan oleh penumpang," jelas Eva kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu.
Langkah ini menunjukkan komitmen KCIC untuk memberikan layanan terbaik bagi para penumpang. Dengan peningkatan jumlah perjalanan dan penambahan personel, KCIC berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh penumpang Whoosh selama libur Lebaran.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
Data penjualan tiket menunjukkan peningkatan jumlah penumpang pada periode Lebaran. Eva menyebutkan bahwa pada Sabtu, 29 Maret 2024, tercatat sekitar 20 ribu penumpang yang menggunakan kereta cepat Whoosh, baik dari Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya. Angka ini meningkat dibandingkan hari biasa yang hanya berkisar 16-18 ribu penumpang.
"Jadi memang untuk mudik pada tahun 2025 merupakan momen kedua kereta Whoosh untuk melayani operasional pada saat momentum lebaran, dan tentunya sejumlah kesiapan itu kita lakukan baik dari sisi operasional ataupun pelayanan khususnya," tambah Eva.
Dengan mempertimbangkan lonjakan penumpang yang signifikan, kesiapan KCIC dalam hal operasional dan pelayanan menjadi sangat penting untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta cepat Jakarta-Bandung selama periode Lebaran.
KCIC terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya agar dapat memberikan pengalaman perjalanan yang positif bagi para penumpang. Dengan adanya peningkatan jumlah personel dan perjalanan kereta, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penumpang dan memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan.
Kesimpulan
Kesiapan KCIC dalam menghadapi lonjakan penumpang selama Lebaran menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Dengan penambahan personel customer service mobile dan peningkatan jumlah perjalanan kereta, diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang positif dan lancar bagi para pengguna kereta cepat Jakarta-Bandung.