Kejari Lahat Luncurkan Program Jaksa Jaga Cagar Budaya: Lestarikan Megalitikum, Dorong Pariwisata
Kejaksaan Negeri Lahat meluncurkan program Jaksa Jaga Cagar Budaya untuk melindungi 1.025 peninggalan megalitikum dan menjadikan Lahat sebagai destinasi wisata budaya unggulan.

Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menyimpan kekayaan sejarah luar biasa berupa 1.025 peninggalan megalitikum yang tersebar di 44 situs. Penemuan ini telah mengukuhkan Lahat sebagai kabupaten dengan koleksi peninggalan megalitikum terbanyak di Indonesia, bahkan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2012. Melihat potensi ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat meluncurkan program inovatif "Jaksa Jaga Cagar Budaya", yang bertujuan untuk melindungi, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya tersebut, sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata di daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri Lahat, Toto Roedianto, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh kekayaan sejarah dan budaya Lahat yang luar biasa. Peninggalan megalitikum ini bukan sekadar benda-benda kuno, tetapi juga menyimpan pesan berharga tentang kehidupan masyarakat prasejarah. Arca-arca yang ditemukan, misalnya, menggambarkan aktivitas sehari-hari seperti berburu, bertani, dan interaksi sosial, yang menunjukkan perkembangan seni dan budaya yang tinggi pada masa itu. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian warisan budaya Indonesia.
Lebih dari sekadar pelestarian, program "Jaksa Jaga Cagar Budaya" juga memiliki tujuan jangka panjang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Lahat. Dengan mempromosikan situs-situs megalitikum sebagai destinasi wisata budaya unggulan, diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Toto Roedianto berharap program ini dapat menjadi sektor unggulan baru bagi Kabupaten Lahat.
Melindungi Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang
Salah satu fokus utama program ini adalah edukasi kepada generasi muda. Kejari Lahat melibatkan para siswa sebagai bagian penting dalam upaya pelestarian cagar budaya. Dengan mengenalkan nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam peninggalan megalitikum sejak dini, diharapkan akan tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya tersebut. Para siswa diajak untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan situs-situs megalitikum, serta mempromosikan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas.
Program ini tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk instansi pemerintah, masyarakat lokal, dan para ahli. Kerja sama yang erat ini diharapkan dapat memastikan keberhasilan program dalam jangka panjang. Dengan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, diharapkan program ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pelestarian cagar budaya di Kabupaten Lahat.
Toto Roedianto menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya. "Kami berharap semua pihak, khususnya siswa siswi sebagai generasi penerus bangsa dapat terus menjaga, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya ini sebagai bagian dari identitas bangsa," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen Kejari Lahat dalam menciptakan sinergi dan kolaborasi untuk mencapai tujuan mulia ini.
Pariwisata Budaya: Pendorong Perekonomian Lahat
Potensi pariwisata budaya di Kabupaten Lahat sangat besar. Dengan kekayaan peninggalan megalitikum yang luar biasa, Lahat memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya. Program "Jaksa Jaga Cagar Budaya" diharapkan dapat menjadi katalisator dalam pengembangan sektor pariwisata di daerah. Dengan pengelolaan yang baik dan promosi yang efektif, situs-situs megalitikum dapat menjadi destinasi wisata yang menarik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kejari Lahat menyadari pentingnya pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Program ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata. Dengan menggabungkan kedua aspek tersebut, diharapkan dapat tercipta model pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua pihak. "Ya semoga ini dapat menjadi sektor unggulan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lahat," kata Toto Roedianto.
Keberhasilan program ini akan bergantung pada komitmen dan kerja sama semua pihak yang terlibat. Dengan dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat, dan para stakeholder lainnya, diharapkan program "Jaksa Jaga Cagar Budaya" dapat menjadi contoh sukses dalam pelestarian cagar budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Program ini juga diharapkan dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk turut serta melestarikan warisan budaya mereka dan mengembangkan potensi pariwisata lokal.