Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis 13.700 Pekerja: 17 Bus Menuju Jawa dan Sumatera
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberangkatkan 17 bus berisi 800 pekerja untuk mudik gratis ke Jawa dan Sumatera, bagian dari program mudik nasional yang melibatkan 231 bus dan 4 kereta api.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melepas 17 bus yang membawa 800 pekerja untuk program Mudik Gratis Bagi Pekerja/Buruh 2025 menuju Jawa dan Sumatera pada Kamis, 27 Maret 2025 di Jakarta. Program ini menjawab pertanyaan Apa yang dilakukan Kemnaker (memfasilitasi mudik gratis), Siapa yang terlibat (Kemnaker, pekerja, pengusaha, dan serikat pekerja), Di mana kegiatan berlangsung (Jakarta, dengan tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat), Kapan kegiatan dilakukan (27 Maret 2025), Mengapa program ini penting (sebagai wujud hubungan industrial Pancasila yang harmonis dan meningkatkan produktivitas), dan Bagaimana caranya (dengan kolaborasi dan fasilitasi dari Kemnaker).
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menekankan pentingnya kolaborasi dalam program ini. Beliau menyatakan, "Hubungan industrial Pancasila yang harmonis itu memang menjadi mimpi besar kita. Ada kolaborasi, ada kebersamaan, dan bertemu titiknya itu adalah di produktivitas, dan insya Allah acara seperti mudik, pelepasan mudik bersama, ini hanyalah salah satu contoh kegiatan kita bersama." Program ini merupakan bukti nyata dari kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Program mudik gratis ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Kemnaker hanya memberangkatkan 10.000 pemudik dengan 101 bus. Pada tahun ini, jumlah pemudik meningkat dua kali lipat menjadi 13.700 orang, yang diangkut dengan 231 bus dan empat gerbong kereta api. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada para pekerja yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Mudik Gratis: Wujud Nyata Hubungan Industrial Pancasila
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen pengusaha dan pemberi kerja dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Indah menambahkan, "Sebagaimana yang kita harapkan yaitu implementasi dari hubungan industrial Pancasila. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak bus yang dapat disumbangkan untuk mengangkut para pemudik." Pernyataan ini menunjukkan harapan untuk pengembangan program yang lebih besar dan inklusif di masa mendatang.
Program mudik gratis ini tidak hanya sekadar transportasi, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi kepada para pekerja atas kontribusi mereka. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan moral dan produktivitas pekerja setelah kembali bekerja.
Kemnaker berperan sebagai fasilitator utama dalam program ini, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan serikat pekerja. Kolaborasi ini menunjukkan kekuatan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Rincian Program Mudik Gratis Kemnaker 2025
- Jumlah Peserta: 13.700 orang
- Jumlah Bus: 231 bus
- Jumlah Kereta Api: 4 gerbong
- Tujuan Mudik: Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Barat
- Biaya: Gratis
Program mudik gratis ini menjadi contoh nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan pekerja dan memperkuat hubungan industrial yang harmonis. Dengan meningkatnya jumlah peserta setiap tahun, diharapkan program ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja di Indonesia.