Kepala Basarnas Baru Tegaskan Layanan SAR 24 Jam Nonstop
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menekankan komitmen layanan SAR 24 jam dan peningkatan kualitas personel untuk optimalisasi penyelamatan publik.

Jakarta, 24 Februari 2024 - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii, menegaskan komitmen penuh terhadap layanan pencarian dan pertolongan (SAR) selama 24 jam penuh. Pernyataan ini disampaikan melalui Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menyusul serah terima jabatan Kepala Basarnas di Kantor Basarnas Pusat, Kemayoran, Jakarta. Penekanan layanan SAR 24 jam ini bertujuan untuk memastikan keselamatan publik dan kesiapsiagaan tim SAR dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Dalam arahan perdananya, Syafii menekankan pentingnya operasional SAR yang tak kenal lelah. Meskipun belum ada penambahan fasilitas baru, Kepala Basarnas menyarankan optimalisasi sumber daya yang ada untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Budiono, mewakili pimpinan Basarnas di daerah, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan arahan tersebut.
Pernyataan ini disampaikan setelah pelantikan resmi Mohammad Syafii sebagai Kepala Basarnas oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Jumat, 21 Februari 2024. Syafii menggantikan Marsekal Madya TNI Kusworo dan telah mengucapkan sumpah jabatan, berkomitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Peningkatan Kualitas Personel SAR Menjadi Prioritas
Salah satu fokus utama kepemimpinan Syafii adalah peningkatan kualitas dan kuantitas personel SAR, khususnya tim penyelamat (rescue). Hal ini terlihat dari penambahan 32 CPNS rescuer di Kantor SAR Semarang, yang dinilai sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan masyarakat. Keberadaan tiga unit pos SAR dan tim yang ditempatkan di kapal juga memperkuat operasi pencarian dan pertolongan di berbagai situasi.
Budiono berharap dukungan maksimal dari pimpinan pusat, termasuk pendampingan koordinasi lintas sektoral Kementerian/Lembaga dan Kepala Daerah. Koordinasi yang baik dinilai krusial untuk memaksimalkan operasi SAR, terutama mengingat meningkatnya kesadaran masyarakat akan peran Basarnas dan banyaknya laporan kejadian yang langsung diterima.
Layanan Basarnas tidak hanya mencakup bencana alam, tetapi juga meliputi pencarian dan pertolongan di sektor transportasi dan berbagai insiden lainnya, termasuk upaya penyelamatan dalam situasi darurat seperti ancaman bunuh diri. Hal ini menunjukkan luasnya cakupan tugas dan tanggung jawab Basarnas dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Kepercayaan Terhadap Kepemimpinan Baru
Budiono menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Mohammad Syafii. Pengalaman Syafii di dunia penerbangan dan rekam jejaknya di Basarnas menjadi dasar keyakinan tersebut. Diharapkan kepemimpinan Syafii akan membawa kemajuan bagi Basarnas.
Pelantikan Syafii ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu oleh Menteri Perhubungan. Sumpah tersebut menegaskan komitmen Syafii untuk setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya.
Dengan adanya komitmen layanan 24 jam dan fokus pada peningkatan kualitas personel, diharapkan Basarnas di bawah kepemimpinan Mohammad Syafii akan semakin optimal dalam menjalankan tugasnya untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia.
"Pak Syafii adalah sosok yang sudah lama dikenal di dunia penerbangan dan memiliki pengalaman luas. Beliau bukan orang baru bagi Basarnas, sehingga kami yakin kepemimpinannya akan membawa Basarnas semakin maju," ungkap Budiono.
Optimalisasi Sumber Daya dan Koordinasi Lintas Sektoral
Meskipun tanpa penambahan fasilitas baru, Basarnas berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. Hal ini menunjukkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya yang dimiliki. Koordinasi lintas sektoral juga menjadi kunci keberhasilan operasi SAR, mengingat pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak untuk mencapai hasil yang maksimal.
- Peningkatan kualitas personel
- Optimalisasi sumber daya yang ada
- Koordinasi lintas sektoral
- Layanan SAR 24 jam
Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat, diharapkan Basarnas akan semakin tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugasnya.