Kolaborasi Kunci Bangun Ekosistem Ekonomi NTT, Kata Plt Dirut Bank NTT
Plt Dirut Bank NTT, Yohanes Landu Praing, menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix untuk membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan merata di NTT, guna mengatasi tantangan dan memaksimalkan potensi daerah.

Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 25 Maret 2024 (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT (Bank NTT), Yohanes Landu Praing, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem ekonomi strategis di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam diskusi publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT di Kupang, Senin lalu. Beliau menekankan bahwa kerja sama antar berbagai sektor merupakan kunci untuk mengatasi kompleksitas tantangan pembangunan dan memaksimalkan potensi ekonomi NTT yang besar.
Menurut Plt Dirut Bank NTT, tantangan pembangunan di NTT cukup kompleks. Namun, di sisi lain, terdapat peluang potensial yang besar untuk dikembangkan. Bank NTT, sebagai salah satu aktor penting dalam perekonomian daerah, menyadari bahwa tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab persoalan ekonomi NTT. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut.
Yohanes Landu Praing mengusulkan skema kolaborasi pentahelix sebagai model yang ideal. Skema ini melibatkan lima unsur penting, yaitu pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Kolaborasi yang erat antar unsur ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di NTT.
Kolaborasi Pentahelix: Solusi Pembangunan Ekonomi NTT
Lebih lanjut, Plt Dirut Bank NTT menjelaskan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dengan Bank NTT. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan program-program pembangunan ekonomi berjalan efektif dan efisien. Bank NTT sendiri berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang sejalan dengan visi pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu fokus utama Bank NTT adalah pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di NTT. Dukungan terhadap UMKM dinilai sangat penting karena sektor ini merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Dengan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, diharapkan UMKM di NTT dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Yohanes Landu Praing juga memberikan rekomendasi kepada para kepala daerah untuk memperkuat peran strategis Bank NTT dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Penguatan ini mencakup peningkatan promosi layanan perbankan daerah agar lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas perbankan lokal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di NTT dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Peran Media dalam Membangun Ekosistem Ekonomi
Dalam kesempatan yang sama, Plt Dirut Bank NTT juga mengajak awak media untuk berperan aktif mengawal program-program yang dilakukan oleh para agen kolaboratif di setiap sektor. Peran media dalam mempromosikan potensi lokal NTT dinilai sangat penting untuk menarik investasi dan meningkatkan perekonomian daerah.
Dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang, media dapat membantu masyarakat memahami pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat. Media juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan ekonomi NTT, sehingga tercipta sinergi yang lebih efektif.
Secara keseluruhan, diskusi publik ini menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kunci keberhasilan pembangunan ekonomi di NTT. Kolaborasi pentahelix, yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media, diharapkan dapat menciptakan sinergi yang optimal dalam memaksimalkan potensi ekonomi daerah dan mengatasi tantangan pembangunan yang ada.
Bank NTT, sebagai salah satu aktor penting dalam perekonomian daerah, siap untuk berperan aktif dalam kolaborasi ini. Komitmen Bank NTT untuk mendukung program-program pemerintah dan UMKM di NTT menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun ekonomi daerah yang lebih baik dan sejahtera.