Lebaran 2025: Bupati Solok Ajak Warga Pererat Tali Persaudaraan dan Jaga Ketertiban Wisata
Bupati Solok mengajak masyarakat mempererat tali persaudaraan di Lebaran 2025, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan, terutama di objek wisata yang ramai pengunjung.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Solok untuk memanfaatkan momen Lebaran 2025 sebagai sarana mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, dan berbagi kebahagiaan. Hal ini disampaikannya usai melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Agung Darusaalam Islamic Center Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikannya didasari keyakinan bahwa Hari Raya Idul Fitri bukan hanya waktu untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman masyarakat Kabupaten Solok.
Lebih lanjut, Bupati Jon Firman Pandu juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Idul Fitri. Ia berharap perayaan kemenangan ini dirayakan dengan penuh syukur dan kegembiraan, namun tetap dalam suasana damai, saling menghormati, dan menghargai sesama.
Menjaga Ketertiban di Objek Wisata
Menyoroti peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Solok setiap libur Lebaran, Bupati Solok memberikan imbauan khusus terkait ketertiban dan keamanan di objek wisata. Kabupaten Solok, yang dikenal dengan destinasi wisatanya yang menarik, mengalami peningkatan signifikan kunjungan wisata dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan tingginya angka kunjungan wisatawan, Bupati menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan ketentraman agar para pengunjung merasa nyaman dan aman selama berwisata. Hal ini penting untuk menjaga citra positif Kabupaten Solok sebagai destinasi wisata yang ramah dan aman.
Imbauan ini sejalan dengan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Solok yang menunjukkan perputaran uang selama libur Lebaran 2024 mencapai Rp200 miliar, dengan jumlah pengunjung sekitar 1,3 juta orang. Angka ini menunjukkan potensi besar sektor pariwisata Kabupaten Solok.
Pesona Lima Danau dan Pariwisata Solok
Salah satu daya tarik utama Kabupaten Solok adalah Pesona Lima Danau, yang menjadi destinasi favorit bagi wisatawan. Keindahan alam dan potensi wisata lainnya di Kabupaten Solok berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.
Peningkatan signifikan dalam sektor pariwisata ini menunjukkan keberhasilan upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan dan mengembangkan potensi wisata lokal. Hal ini juga berdampak positif pada perekonomian masyarakat sekitar objek wisata.
Dengan pengelolaan yang baik dan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban, diharapkan sektor pariwisata Kabupaten Solok akan terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Momentum Lebaran 2025 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para pelaku wisata dalam menjaga dan mengembangkan potensi pariwisata Kabupaten Solok. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat menjadi penggerak utama perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Selain Pesona Lima Danau, masih banyak objek wisata menarik lainnya yang perlu dijaga dan dipromosikan untuk menarik lebih banyak wisatawan. Kerja sama dan kesadaran semua pihak sangat penting untuk keberhasilan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Solok.