LPTNU Jatim Kawal Budaya Mutu 119 PTNU se-Jatim, Dorong Daya Saing Nasional dan Internasional
LPTNU Jatim berkomitmen meningkatkan kualitas 119 PTNU se-Jatim melalui program pengawalan 'Budaya Mutu', mencakup peningkatan akademik dan tata kelola kelembagaan untuk menghadapi persaingan global.

Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur (Jatim) resmi mengawal peningkatan kualitas 119 Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Jatim melalui program 'Budaya Mutu'. Program ini diluncurkan setelah rapat koordinasi (rakor) di Aula Pascasarjana Universitas Islam Lamongan pada 23 Februari 2024. Ketua LPTNU Jatim, Prof. HM Junaidi, menegaskan komitmen LPTNU Jatim untuk membina dan mendampingi seluruh PTNU dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Rakor tersebut membahas dua agenda penting: peningkatan kualitas akademik dan pendataan terbaru PTNU se-Jatim. Sebagai langkah konkret, LPTNU Jatim membagi wilayah binaan menjadi lima zona: Tapalkuda, Metropolis, Matraman, Madura, dan Mapasraya. Dengan pembagian zona ini, diharapkan pendampingan dan pembinaan 'Budaya Mutu' dapat dilakukan secara lebih efektif dan terarah kepada seluruh PTNU.
"Kami (LPTNU Jatim) siap melakukan pengembangan PTNU se-Jatim, baik membina, mendampingi, maupun mengawal semua lembaga PTNU yang berjumlah 119 PTNU di Jatim," ujar Prof. HM Junaidi. Program roadshow pendampingan akan dilaksanakan di setiap zona, sekaligus melakukan updating data PTNU yang berada di bawah binaan LPTNU Jatim. Hal ini menunjukkan komitmen LPTNU Jatim untuk memastikan semua PTNU mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.
Penguatan Sinergi dan Seminar Peningkatan Kualitas PTNU
Rakor yang dihadiri seluruh pimpinan PTNU se-Jatim bertujuan mempererat sinergi antar-PTNU. Prof. Junaidi menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional. Pertemuan ini juga dirangkai dengan seminar bertajuk 'Melesatkan Tridharma dan Menguatkan Tata Kelola Kelembagaan Menuju PTNU Jawa Timur Unggul'.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber terkemuka, antara lain Prof. Dr. Aisyah Endah Palupi (Sekretaris Ditjendiktisaintek) dan Prof. Dr. Phil Sahiron (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag). Kehadiran mereka menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya peningkatan kualitas PTNU. Selain itu, turut hadir Ketua Umum Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan Prof. Dr. Muchlas Samani dan Wakil Ketua PWNU Jatim Prof. Dr. H. Maskuri Bakri.
Seminar ini menjadi momentum strategis bagi para rektor, ketua, dan direktur PTNU untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang lebih unggul. Para peserta seminar diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang didapat untuk meningkatkan kualitas PTNU masing-masing.
"Karena itu rakor internal itu juga dirangkai dengan seminar bertajuk 'Melesatkan Tridharma dan Menguatkan Tata Kelola Kelembagaan Menuju PTNU Jawa Timur Unggul'," tambah Prof. Junaidi.
Lima Bidang Strategis Peningkatan Kualitas PTNU
LPTNU Jatim akan memaksimalkan lima bidang strategis untuk meningkatkan kualitas 119 PTNU. Kelima bidang tersebut adalah:
- Riset, Inovasi, dan Publikasi Ilmiah
- Penjaminan Mutu dan Akreditasi
- Kemitraan dan Kerja Sama
- Kurikulum, Pembelajaran, dan Sistem Informasi
- Peningkatan Prestasi Mahasiswa dan Karir Dosen
Dengan fokus pada kelima bidang strategis ini, diharapkan kualitas PTNU di Jawa Timur dapat meningkat secara signifikan. Program 'Budaya Mutu' ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan daya saing PTNU di kancah nasional dan internasional. LPTNU Jatim berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal peningkatan kualitas PTNU di Jawa Timur.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan tinggi di lingkungan PTNU Jawa Timur, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan adanya pendampingan dan pembinaan yang terstruktur, diharapkan PTNU di Jawa Timur dapat lebih unggul dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa.