Mendikbud Dorong Balai Bahasa Bengkulu Tingkatkan Layanan Bahasa Indonesia dan Daerah
Mendikbud Abdul Mu'ti mendorong Balai Bahasa Bengkulu untuk meningkatkan layanan dan pengembangan bahasa Indonesia serta melestarikan bahasa daerah, setelah peresmian gedung baru yang representatif.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Abdul Mu'ti, baru-baru ini mengunjungi Bengkulu dan memberikan dorongan semangat kepada Balai Bahasa Bengkulu. Kunjungan tersebut bertepatan dengan peresmian gedung baru Balai Bahasa Bengkulu. Peresmian gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan pengembangan bahasa Indonesia, serta pelestarian bahasa daerah di Provinsi Bengkulu. Kunjungan Mendikbudristek ini dilakukan pada Kamis di Kota Bengkulu.
Dalam sambutannya, Mendikbudristek menyatakan, "Pertama, kami menyampaikan selamat kepada Balai Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, khususnya Kantor Bahasa Bengkulu. Gedung ini sangat representatif untuk berbagai kegiatan, baik pertemuan maupun pelatihan yang berkaitan dengan pengembangan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan lainnya." Beliau berharap gedung baru ini dapat menjadi fasilitas yang optimal untuk meningkatkan kualitas layanan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, khususnya di bidang bahasa.
Lebih lanjut, Mendikbudristek menekankan pentingnya menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama di Indonesia, sekaligus melestarikan kekayaan bahasa daerah. Hal ini sejalan dengan visi untuk menjadikan masyarakat Bengkulu bangga, mahir, dan maju dalam berbahasa. "Mudah-mudahan Trigarta bangun bahasa kita, berusaha mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing juga bisa berjalan baik karena adanya fasilitas gedung dan para pelatih," tambah Abdul Mu'ti.
Peningkatan Layanan dan Pelestarian Bahasa Daerah
Kepala Balai Bahasa Bengkulu, Dwi Laily Sukmawati, menyambut baik peresmian gedung baru tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan layanan, kinerja, dan program-program yang ada di Kantor Bahasa, khususnya untuk masyarakat Kota Bengkulu. "Peresmian gedung ini merupakan hadiah sebab sejak 2010 kami pindah kantor dan alhamdulillah kami memiliki gedung baru," ujarnya dengan penuh syukur.
Gedung baru ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan pengembangan dan pelestarian bahasa, baik bahasa Indonesia maupun bahasa daerah Bengkulu. Fasilitas yang memadai akan mendukung terselenggaranya berbagai pelatihan dan program yang lebih efektif dan efisien.
Mendikbudristek juga menyoroti kekayaan bahasa daerah di Indonesia. Beliau menyebutkan bahwa terdapat 817 jenis bahasa daerah di seluruh Indonesia, dengan 400 bahasa daerah berasal dari Provinsi Papua. Kekayaan bahasa daerah ini dinilai sebagai aset berharga yang perlu dilestarikan.
Salah satu upaya pelestarian bahasa daerah adalah dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum pendidikan. Dengan menjadikan bahasa daerah sebagai muatan lokal, diharapkan siswa-siswi dapat mempelajari dan menguasai bahasa daerah secara intensif. Hal ini juga akan membantu melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya.
Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal
Mendikbudristek menjelaskan pentingnya kurikulum yang jelas untuk muatan lokal bahasa daerah. "Dengan kurikulum yang jelas, mudah-mudahan juga karena dia (muatan lokal bahasa daerah) merupakan kurikulum lokal yang wajib, maka juga bisa ditentukan standar dan pencapaiannya, tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga berkaitan dengan penguasaan dan menjadikan bahasa sebagai identitas suatu daerah," jelas Abdul Mu'ti.
Provinsi Bengkulu sendiri memiliki berbagai bahasa daerah yang perlu dilestarikan. Hal ini menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia dan harus dijaga kelestariannya untuk generasi mendatang. Dengan adanya gedung baru Balai Bahasa Bengkulu, diharapkan upaya pelestarian dan pengembangan bahasa Indonesia dan bahasa daerah dapat berjalan lebih optimal.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan komitmen dari Balai Bahasa Bengkulu, diharapkan pengembangan dan pelestarian bahasa di Provinsi Bengkulu akan semakin maju. Hal ini akan memperkaya khazanah budaya Indonesia dan memperkuat identitas bangsa.
Ke depannya, Balai Bahasa Bengkulu diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan program-programnya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan dan pelestarian bahasa di Indonesia. Gedung baru ini menjadi simbol komitmen untuk menjaga dan memajukan kekayaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah.