Menko Polkam Pastikan Situasi Wisata Aman di Tengah Arus Balik Lebaran
Menko Polkam Budi Gunawan meninjau langsung arus balik Lebaran di Jawa Timur dan memastikan keamanan di tempat wisata tetap kondusif meskipun terjadi beberapa insiden kecelakaan lalu lintas.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Budi Gunawan, memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga di tempat-tempat wisata Jawa Timur selama periode arus balik Lebaran 2025. Hal ini disampaikannya usai melakukan pemantauan langsung di Kota Malang dan Kabupaten Blitar pada Jumat, 4 April 2025. Pemantauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah dan dampaknya terhadap situasi pariwisata di Jawa Timur.
Meskipun terjadi peningkatan jumlah kendaraan menuju destinasi wisata seperti Batu, Bromo, Sarangan, dan Bendungan Karangkates, Menko Polkam menekankan bahwa situasi di lokasi-lokasi wisata tersebut tetap aman dan kondusif. Keberhasilan pemeliharaan keamanan ini, menurutnya, merupakan hasil dari kesiapsiagaan aparat keamanan di lapangan yang bekerja keras menjaga situasi tetap terkendali. Ribuan kendaraan terpantau menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur, menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk berlibur meskipun masa Lebaran telah usai.
"Di tengah arus balik, kunjungan wisata tetap tinggi. Di wilayah Jawa Timur, tercatat ribuan kendaraan menuju destinasi wisata seperti Batu, Bromo, Sarangan dan Bendungan Karangkates. Situasi tempat wisata tetap aman dan kondusif berkat kesiapsiagaan aparat pengamanan di lapangan," ungkap Menko Polkam di Blitar.
Situasi Kamtibmas dan Insiden yang Terjadi
Secara umum, situasi Kamtibmas di Jawa Timur terpantau aman. Meskipun demikian, Menko Polkam mengakui adanya 74 kasus kriminalitas yang terjadi. Namun, beliau menegaskan bahwa tidak ada kasus-kasus menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan secara umum. Fokus perhatian lebih tertuju pada insiden-insiden lain yang terjadi.
Jawa Timur mencatat angka kecelakaan lalu lintas tertinggi dengan 29 kejadian. Selain itu, satu kejadian tanah longsor terjadi di kawasan Tahura R. Soerjo, Kabupaten Mojokerto, yang masih dalam proses evakuasi korban. Kedua hal ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama periode arus balik.
Menko Polkam menekankan pentingnya sinergi antar instansi terkait dalam mengelola arus balik Lebaran agar tetap aman dan tertib. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang telah bekerja keras menjaga kelancaran dan keamanan selama periode mudik dan balik Lebaran 2025.
Imbauan Kepada Masyarakat dan Penutup
Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan kembali ke kota asal dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Dengan dukungan dan kesadaran bersama, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Selain melakukan pemantauan arus balik, Menko Polkam juga menyempatkan diri berziarah ke Makam Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, di Kota Blitar. Ziarah ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Bung Karno dalam perjuangan kemerdekaan dan pembentukan karakter bangsa Indonesia.
Secara keseluruhan, situasi arus balik Lebaran 2025 di Jawa Timur relatif aman dan terkendali. Meskipun terdapat beberapa insiden, pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat. Kerjasama dan kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.