Menlu Sugiono Tekankan Pentingnya Visi Komunitas ASEAN 2045
Menteri Luar Negeri Sugiono menekankan pentingnya Visi Komunitas ASEAN 2045 sebagai _roadmap_ strategis untuk memajukan ASEAN dalam pertemuannya dengan Sekjen ASEAN.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Bapak Sugiono, baru-baru ini bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, di Jakarta. Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan Visi Komunitas ASEAN 2045 dan peran Indonesia dalam memajukan komunitas regional ini. Pertemuan ini merupakan yang kedua kalinya di tahun ini, setelah pertemuan sebelumnya pada Januari 2025. Menlu Sugiono menekankan pentingnya visi ini sebagai panduan strategis bagi kemajuan ASEAN hingga tahun 2045.
Dalam pernyataan pers Kementerian Luar Negeri, Menlu Sugiono menyampaikan, “Saya menekankan pentingnya Visi Komunitas ASEAN 2045 sebagai roadmap strategis untuk memajukan Komunitas ASEAN”. Visi ini, yang akan disahkan pada KTT ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Mei 2025, diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh negara anggota dalam mencapai tujuan bersama. Menlu Sugiono juga menyampaikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai oleh High Level Task Force on ASEAN Community Vision dalam menyelaraskan berbagai sektor di ASEAN.
Selain Visi Komunitas ASEAN 2045, pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis lainnya, termasuk komitmen Indonesia terhadap keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN. Menlu Sugiono menegaskan dukungan Indonesia terhadap pembentukan Timor-Leste Unit (TLU) di Sekretariat ASEAN sebagai langkah nyata dalam mewujudkan hal tersebut. Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam memperkuat kerja sama dan solidaritas di kawasan ASEAN.
Dukungan Terhadap Visi ASEAN 2045
Komitmen Indonesia terhadap Visi Komunitas ASEAN 2045 telah ditegaskan Menlu Sugiono dalam beberapa kesempatan. Pada pertemuan para Menlu ASEAN (AMM Retreat) di Langkawi, Malaysia, Januari lalu, beliau telah menyampaikan pentingnya visi ini untuk mewujudkan ASEAN yang tangguh, dinamis, dan ulet dalam dua dekade mendatang. Visi ini, menurut Menlu Sugiono, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Menlu Sugiono juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektoral dalam mencapai tujuan Visi Komunitas ASEAN 2045. Kerja sama yang erat antar negara anggota, serta kolaborasi yang efektif antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil, sangat krusial untuk mewujudkan visi tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan ASEAN sebagai komunitas yang solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan global.
Lebih lanjut, Menlu Sugiono menekankan bahwa Visi Komunitas ASEAN 2045 bukanlah sekadar dokumen, melainkan _roadmap_ yang harus diimplementasikan secara konkret dan terukur. Penting bagi setiap negara anggota untuk memiliki rencana aksi yang jelas dan terintegrasi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dalam visi tersebut. Monitoring dan evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk memastikan progres yang optimal.
Implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045
Visi Komunitas ASEAN 2045 diharapkan dapat membawa ASEAN menuju tahap perkembangan yang lebih maju dan sejahtera. Implementasi visi ini membutuhkan komitmen dan kerja keras dari seluruh negara anggota. Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045:
- Penguatan kerja sama ekonomi regional
- Peningkatan konektivitas infrastruktur
- Pengembangan sumber daya manusia
- Peningkatan keamanan dan stabilitas regional
- Penguatan diplomasi dan kerja sama internasional
Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat dari seluruh negara anggota, Visi Komunitas ASEAN 2045 diharapkan dapat terwujud dan membawa ASEAN menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.
Pertemuan Menlu Sugiono dengan Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung Visi Komunitas ASEAN 2045. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan implementasi visi tersebut dan membawa ASEAN menuju masa depan yang lebih baik.