Mudik Aman 2025: Koordinasi dengan RT/RW dan Antisipasi Risiko Kebakaran Jadi Kunci
Ketua DPRD Jabar ingatkan pentingnya koordinasi dengan aparat kewilayahan dan antisipasi risiko kebakaran saat mudik Lebaran 2025 untuk keamanan rumah dan perjalanan.

Jelang arus mudik Lebaran 2025 yang telah dimulai sejak 24 Maret, Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, memberikan imbauan penting kepada masyarakat Jawa Barat. Imbauan tersebut menekankan perlunya koordinasi dengan aparat kewilayahan dan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan mudik yang aman dan nyaman. Kepada masyarakat yang akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Buky mengingatkan pentingnya keamanan dan keselamatan baik di rumah maupun selama perjalanan.
Buky Wibawa Karya Guna menyampaikan imbauan tersebut di Bandung pada Kamis. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan aparat kewilayahan seperti RT dan RW sangat penting untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan. Hal ini merupakan langkah pencegahan agar kejadian yang tidak diinginkan dapat diminimalisir selama periode mudik Lebaran.
Lebih lanjut, politisi tersebut juga menekankan pentingnya memastikan keamanan rumah sebelum berangkat mudik. Masyarakat diimbau untuk memeriksa dan mematikan kompor gas serta memastikan aliran listrik terputus untuk mencegah potensi kebakaran. Langkah antisipasi ini dinilai krusial untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan selama rumah ditinggal kosong.
Koordinasi dengan RT/RW untuk Keamanan Rumah
Ketua DPRD Jabar menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan aparat kewilayahan, khususnya RT dan RW. "Pertama, kalau mau mudik ya, apalagi di rumahnya kosong, harus berkoordinasi dengan RT/RW dan keamanan setempat," ujar Buky. Koordinasi ini bertujuan untuk menciptakan sistem keamanan lingkungan yang lebih terjaga selama periode mudik. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan dapat meminimalisir potensi kejahatan atau kejadian tak terduga selama rumah ditinggal kosong.
Buky juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Kerjasama antara warga dan aparat kewilayahan dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan kondusif. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati momen mudik dengan lebih tenang dan nyaman tanpa harus khawatir akan keamanan rumah mereka.
Selain itu, peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan juga sangat penting. Kewaspadaan dan saling menjaga antar warga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuni lingkungan tersebut. Dengan demikian, koordinasi yang baik akan menciptakan sinergi yang efektif dalam menjaga keamanan lingkungan selama periode mudik.
Antisipasi Risiko Kebakaran dan Kesehatan Selama Perjalanan
Selain keamanan rumah, Buky juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan lainnya, terutama terkait potensi kebakaran. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kompor gas dan aliran listrik benar-benar dimatikan sebelum meninggalkan rumah. "Jangan lupa juga memperhatikan aliran listrik, kompor gas, dan sebagainya. Karena sekarang kita lupa namanya manusia, kita meninggalkan rumah, ternyata kompor gas dan aliran listrik belum dipadamkan," katanya. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian materiil bahkan korban jiwa.
Lebih lanjut, Buky juga menyoroti pentingnya memperhatikan kesehatan selama perjalanan mudik. Ia menyarankan pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, seperti pos pelayanan kesehatan dan pos istirahat, jika merasa lelah. "Kalau memang bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah yang gunakan itu, kalau terpaksa, harus menggunakan kendaraan sepeda motor," tuturnya. Dengan demikian, diharapkan pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan sehat.
Imbauan untuk mengantisipasi risiko kebakaran ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kejadian kebakaran. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan sebelum meninggalkan rumah, diharapkan dapat meminimalisir potensi kebakaran selama periode mudik. Langkah-langkah pencegahan ini sangat penting untuk menjaga keselamatan dan keamanan bersama.
Kesimpulannya, mudik yang aman dan nyaman membutuhkan persiapan yang matang dan kesadaran penuh dari setiap pemudik. Koordinasi dengan aparat kewilayahan dan antisipasi risiko kebakaran merupakan langkah penting yang harus diperhatikan agar mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan tanpa halangan.