Pemkot Bengkulu Siagakan Layanan Darurat 112 Selama Libur Idul Fitri
Pemkot Bengkulu memastikan layanan darurat 112 beroperasi 24 jam selama libur Idul Fitri untuk menangani laporan masyarakat dan memantau situasi melalui CCTV.

Kota Bengkulu, 3 April 2024 (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memastikan layanan masyarakat tetap berjalan optimal selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Layanan panggilan darurat 112 disiagakan selama 24 jam penuh untuk menangani berbagai laporan kejadian darurat yang membutuhkan pertolongan segera. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Bengkulu selama periode libur panjang.
Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bengkulu, Wiwik Rahayu, menjelaskan bahwa layanan 112 akan terus aktif menerima laporan masyarakat. "Ya, meski libur lebaran, Call Center 112 kita tetap standby (siaga selama 24 jam). Untuk jadwal para operator semua sudah ditetapkan," ujarnya. Selain menerima laporan, operator juga memantau situasi lalu lintas di beberapa titik Kota Bengkulu melalui jaringan CCTV.
Pemantauan arus mudik dan kondisi keamanan di Kota Bengkulu menjadi fokus utama selama masa siaga. Sistem ini membantu petugas di lapangan, khususnya dalam Operasi Ketupat Nala. Jika terjadi insiden di lokasi yang terpantau CCTV, Diskominfo dapat memberikan informasi penting berdasarkan rekaman yang ada. "Mereka inilah nantinya yang non stop, siang dan malam bertugas untuk menerima laporan-laporan dari masyarakat yang membutuhkan pertolongan keadaan darurat," tambah Wiwik Rahayu.
Pemantauan Keamanan Terintegrasi melalui CCTV
Polresta Bengkulu mendukung upaya Pemkot Bengkulu dengan menyiagakan 34 titik kamera pengawas atau CCTV di 16 lokasi strategis di Kota Bengkulu. CCTV-CCTV ini terhubung ke Polresta dan Polda Bengkulu, memungkinkan pemantauan situasi secara real-time. Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, menjelaskan bahwa pemanfaatan CCTV ini bertujuan untuk mengantisipasi tindak kriminal dan kemacetan selama libur Idul Fitri.
"CCTV di Kota Bengkulu yang tersebar di sejumlah titik yang terkoneksi Polresta dan Polda Bengkulu kita manfaatkan untuk melakukan pemantauan," kata Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno. Sistem pengawasan ini diharapkan dapat membantu petugas kepolisian dalam mencegah dan menangani berbagai potensi masalah selama periode libur Idul Fitri.
Keberadaan CCTV juga membantu dalam penyelidikan kasus kecelakaan lalu lintas. Dengan rekaman CCTV, proses pengungkapan kasus dapat lebih efektif dan efisien. Ini merupakan salah satu manfaat tambahan dari sistem pengawasan terintegrasi ini.
Lokasi CCTV di Kota Bengkulu
Berikut beberapa lokasi di Kota Bengkulu yang telah terpasang CCTV: Simpang Sekip, Simpang Tiga Jalan Basuki Rahmat, Simpang Tugu Pers, Simpang Mega Mall, Simpang Lima Ratu Samban, Simpang Tiga GOR Sawah Lebar, Simpang Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Jalan S Parman Padang Jati, Simpang Anggut Kota Bengkulu, Sport Center Pantai Panjang, Rumah Tahanan (Rutan) Malabro Bengkulu, Simpang Lupis Kota Bengkulu, Balai Buntar Bengkulu, Simpang Kampus Dehasen, Simpang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, dan Jembatan Pantai Panjang Bengkulu.
Dengan adanya sinergi antara Pemkot Bengkulu dan Polresta Bengkulu dalam pemanfaatan teknologi pengawasan, diharapkan keamanan dan ketertiban selama libur Idul Fitri dapat terjaga dengan baik. Layanan darurat 112 dan jaringan CCTV yang terintegrasi menjadi kunci dalam memberikan respon cepat terhadap berbagai kejadian darurat dan menjaga kondusifitas Kota Bengkulu.