Pemkot Jaksel Sasar 6.611 Siswi SMP untuk Imunisasi HPV Cegah Kanker Serviks
Pemerintah Kota Jakarta Selatan menargetkan imunisasi HPV kepada 6.611 siswi SMP untuk mencegah kanker serviks, bekerjasama dengan PKK dan kader dasawisma untuk mencapai target eliminasi kanker serviks pada 2030.

Jakarta Selatan Gencar Imunisasi HPV untuk Cegah Kanker Serviks
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) punya target besar: memberikan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) kepada 6.611 siswi SMP. Langkah ini merupakan bagian penting dari upaya eliminasi kanker leher rahim (serviks). Pencanangan program imunisasi Kejar HPV ini dilakukan Senin lalu di SMPN 141 Jakarta, Mampang Prapatan. Lebih dari 1.300 siswi telah menerima imunisasi pada acara tersebut.
Mengapa Imunisasi HPV Penting?
Inisiatif Pemkot Jaksel ini sangat penting karena kanker serviks menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan. Plt. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, menekankan peran perempuan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dengan melindungi kesehatan perempuan, kita turut melindungi masa depan bangsa. Imunisasi HPV merupakan langkah preventif yang efektif untuk mencegah penyakit mematikan ini.
Strategi Pemkot Jaksel Capai Target
Untuk mencapai target 6.611 siswi, Pemkot Jaksel menerapkan strategi kolaboratif. Mereka akan melibatkan aktif warga setempat, seperti ibu-ibu PKK dan kader dasawisma. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat mempercepat dan memperluas jangkauan program imunisasi ini. Kerjasama ini dinilai krusial untuk menjangkau seluruh siswi yang membutuhkan perlindungan.
Dukungan Pemprov DKI Jakarta
Pemkot Jaksel menyatakan komitmen penuh mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam eliminasi kanker serviks pada tahun 2030. Pemprov DKI sendiri menargetkan imunisasi HPV untuk 7.152 siswi SMP berusia 15 tahun di seluruh Jakarta. Angka kematian akibat kanker serviks di Jakarta cukup mengkhawatirkan, mencapai 250 kasus (1,2 persen dari total kematian wanita) di tahun 2024. Pemprov DKI juga menargetkan imunisasi HPV untuk 46.627 murid SD yang belum mendapatkannya.
Sejarah Imunisasi HPV di Jakarta
Pemberian imunisasi HPV bagi pelajar SD kelas V dan VI telah berlangsung sejak tahun 2016. Program ini merupakan upaya berkelanjutan dari pemerintah untuk melindungi generasi muda dari ancaman kanker serviks. Dengan adanya program imunisasi HPV, diharapkan angka kematian akibat kanker serviks dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang.
Kesimpulan
Program imunisasi HPV di Jakarta Selatan merupakan langkah progresif dalam upaya pencegahan kanker serviks. Kolaborasi antara Pemkot Jaksel, Pemprov DKI, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, target eliminasi kanker serviks di tahun 2030 diharapkan dapat tercapai.