Pemkot Jaktim Imbau Pemudik Siapkan Tas Siaga Antisipasi Banjir Lebaran 2025
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengimbau pemudik menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting untuk mitigasi bencana banjir dan kebakaran saat mudik Lebaran 2025.

Jakarta, 27 Maret 2025 - Menjelang mudik Lebaran 2025, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) memberikan imbauan penting kepada warga yang akan mudik: persiapkan tas siaga. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi potensi bencana banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Plt. Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa tas siaga ini bertujuan untuk melindungi dokumen-dokumen penting milik warga. "Kita harapkan dengan tas siaga, satu tas ransel itu isinya adalah dokumen-dokumen penting," ujar Iin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/3). Dengan demikian, dokumen-dokumen tersebut dapat diselamatkan dengan cepat jika terjadi bencana seperti banjir atau kebakaran.
Langkah antisipasi ini bukan tanpa alasan. Pemkot Jaktim menyadari potensi risiko banjir, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terdampak. Oleh karena itu, imbauan ini diharapkan dapat meminimalisir kerugian yang mungkin dialami warga selama mudik Lebaran.
Kesiapsiagaan Warga di Wilayah Rawan Banjir
Iin Mutmainnah menambahkan bahwa warga Jakarta Timur yang tinggal di daerah rawan banjir diharapkan telah mempersiapkan lokasi aman untuk menyimpan barang-barang penting mereka. "Ya, itu sudah hal yang umum, sudah hal yang wajib ketika rumah yang memang berisiko terkena hujan dan banjir," jelasnya. Warga diimbau untuk memiliki rencana evakuasi dan tempat penyimpanan barang aman di bagian rumah yang lebih tinggi.
Pemkot Jaktim secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi dan risiko banjir, khususnya banjir kiriman dari Ciliwung. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana. "Banjir kiriman yang datang dari Ciliwung melintasi enam kelurahan, itu kan sudah menjadi sebuah mitigasi bahwa ke depan harapannya juga tetap memperhatikan tanda-tanda ketika hujan turun di daerah aliran Ciliwung, oni sudah harus bersiap-siap," kata Iin.
Selain menyiapkan tas siaga, warga juga diimbau untuk selalu memantau peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah untuk mudik.
Patroli Keamanan Selama Mudik
Kepala Satpol PP Kota Jakarta Timur, Budhy Novian, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan patroli rutin di lingkungan permukiman. Patroli ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama banyak rumah kosong ditinggal mudik. "Untuk patroli rumah kosong, kita juga gabungan dengan unsur kecamatan dan TNI/Polri juga. Tiap malam keliling ke lingkungan permukiman warga," kata Budhy di Jakarta, Selasa (25/3).
Upaya pengamanan juga dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan keamanan rumah warga di lima wilayah kota di Jakarta dan Kepulauan Seribu melalui patroli bersama. "Pemerintah Jakarta dalam hal ini kami akan melakukan patroli pengawasan supaya memberikan rasa aman, rasa nyaman bagi masyarakat yang mudik Lebaran," kata Pramono di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (22/3).
Pramono juga mengimbau warga untuk memberitahu tetangga mereka jika memutuskan untuk mudik agar keamanan lingkungan tetap terjaga.
Dengan berbagai upaya mitigasi dan pengamanan yang dilakukan, diharapkan mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh warga Jakarta Timur.