Pemkot Mataram Pastikan Pasar Rakyat Tetap Digelar Jelang Ramadhan 2025
Pemerintah Kota Mataram memastikan pasar rakyat tetap digelar pada 25-26 Februari 2025 untuk stabilisasi harga dan menyambut Ramadhan, meskipun ada Instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran.

Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan kegiatan pasar rakyat tetap akan digelar pada 25 dan 26 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menyambut bulan Ramadhan 1446 Hijriah. Kepastian ini disampaikan meskipun ada isu pembatalan pasar rakyat karena Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran APBN dan APBD.
Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk tetap menyelenggarakan pasar rakyat. Hal ini disampaikan dalam keterangannya di Mataram pada Senin. Ia menekankan pentingnya pasar rakyat untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadhan.
Keputusan ini diambil setelah adanya koordinasi dan rapat internal dengan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Perdagangan Kota Mataram, Bank Indonesia, pasar modern, dan distributor. Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Pasar Rakyat Tetap Berjalan di Enam Kecamatan
Kegiatan pasar rakyat akan berlangsung di enam kecamatan di Kota Mataram sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Perdagangan. Kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan pasar modern, akan memastikan kelancaran dan keberhasilan pasar rakyat ini. Wakil Wali Kota juga menyebutkan bahwa hal ini telah dibahas dalam rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain menggelar pasar rakyat, Pemkot Mataram juga melakukan rapat khusus dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Mataram. Rapat ini difokuskan untuk memastikan ketersediaan stok dan harga kebutuhan pokok agar inflasi tetap terkendali. TPID juga akan melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional untuk melihat kondisi riil di lapangan.
Langkah antisipasi ini penting karena biasanya menjelang Ramadhan, terjadi peningkatan daya beli masyarakat yang berpotensi memicu kenaikan harga. Pemerintah Kota Mataram berupaya untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi gejolak harga yang merugikan masyarakat.
Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas. Dengan belanja sesuai kebutuhan, diharapkan dapat mencegah kepanikan yang dapat memicu kenaikan harga.
Lokasi dan Jadwal Pasar Rakyat
Dinas Perdagangan Kota Mataram telah menetapkan jadwal dan lokasi pasar rakyat. Pasar rakyat akan digelar pada 25 Februari 2025 di halaman kantor Lurah Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela. Kemudian pada 26 Februari 2025, pasar rakyat akan diadakan di Halaman SDN 15 Cakranegara, Kecamatan Cakranegara.
Pemerintah Kota Mataram memastikan stok kebutuhan pokok saat ini masih aman. Namun, upaya antisipasi tetap dilakukan melalui pasar rakyat dan pemantauan langsung ke pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya dengan harga yang terjangkau menjelang bulan Ramadhan.
Dengan adanya pasar rakyat ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan terhindar dari potensi kenaikan harga yang signifikan menjelang Ramadhan. Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan stabilitas harga di pasaran.