Perdana Menteri Kanada Optimistis AS Akan Kembali ke Meja Perundingan Dagang
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, yakin Presiden Trump akan kembali berunding terkait perdagangan, karena kebijakan perang dagang justru merugikan konsumen Amerika.

Perdana Menteri Kanada yang baru, Mark Carney, menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada akhirnya akan kembali ke meja perundingan untuk membahas perdagangan antara kedua negara. Pernyataan ini disampaikan Carney di Istanbul pada Jumat (21/3), menyusul kebijakan perang dagang AS yang dinilai merugikan konsumen Amerika sendiri. Ia menekankan bahwa dampak negatif dari kebijakan tersebut akan dirasakan oleh rakyat Amerika, mendorong Trump untuk mencari solusi melalui negosiasi.
Carney, yang baru dilantik pekan lalu, belum melakukan komunikasi langsung dengan Trump. Meskipun Trump sering mengkritik ketergantungan Kanada terhadap Amerika Serikat, Carney menegaskan bahwa pembicaraan perdagangan hanya akan dimulai setelah Kanada mendapatkan penghormatan yang layak sebagai negara berdaulat. Menurutnya, ini bukanlah syarat yang sulit untuk dipenuhi.
Ketegangan perdagangan antara Kanada dan AS meningkat setelah AS mengenakan tarif 25 persen pada baja dan aluminium Kanada. Ancaman tarif yang lebih luas pada semua produk ekspor Kanada mulai 2 April mendatang semakin memperkeruh situasi. Sebagai respons, Carney dan para pemimpin provinsi di Kanada sepakat untuk mempercepat rencana koridor perdagangan dan energi nasional guna mengurangi ketergantungan pada AS.
Kanada Siap Bernegosiasi, Tunggu Sikap AS
Pernyataan optimisme Carney didasari oleh pertimbangan bahwa kebijakan proteksionis Trump berpotensi merugikan konsumen Amerika. "Pada akhirnya, warga Amerika lah yang akan kalah dari kebijakan perdagangan Amerika," tegas Carney. Ia menekankan kesiapannya untuk bernegosiasi kapan pun pemerintah AS siap. Namun, ia juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan Kanada dalam proses tersebut.
Langkah Kanada untuk mengurangi ketergantungan pada AS juga terlihat dari upaya percepatan pembangunan koridor perdagangan dan energi nasional. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan rantai pasokan domestik dan mengurangi dampak negatif dari tarif AS.
Pemerintah Kanada juga mengambil langkah-langkah untuk meringankan dampak ekonomi bagi warganya. Di antaranya adalah penghapusan masa tunggu asuransi ketenagakerjaan bagi pekerja yang terdampak tarif dan penangguhan pajak sementara bagi bisnis yang kesulitan likuiditas.
Dampak Politik Perang Dagang
Perang dagang dengan AS juga berdampak pada politik dalam negeri Kanada. Awalnya, Partai Liberal yang dipimpin Carney berada dalam posisi sulit menjelang pemilihan. Namun, gelombang nasionalisme Kanada yang muncul sebagai respons terhadap kebijakan Trump justru meningkatkan popularitas Partai Liberal dalam jajak pendapat. Carney diperkirakan akan memicu proses pemilihan parlemen awal akhir pekan ini, dengan pemungutan suara diharapkan pada 28 April.
Situasi ini menunjukkan bagaimana kebijakan perdagangan internasional dapat berdampak signifikan pada politik domestik suatu negara. Reaksi nasionalisme Kanada terhadap kebijakan AS menjadi faktor penting dalam perubahan peta politik menjelang pemilihan umum.
Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Kanada, baik dalam hal ekonomi maupun politik, menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadapi tantangan perdagangan dengan AS. Namun, keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada kesediaan AS untuk kembali ke meja perundingan dengan sikap saling menghormati.
Ringkasan Poin Penting:
- Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, optimistis AS akan kembali berunding.
- Kanada siap bernegosiasi, tetapi menekankan pentingnya penghormatan kedaulatan.
- Kanada mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketergantungan pada AS dan meringankan dampak ekonomi.
- Perang dagang berdampak pada politik dalam negeri Kanada, meningkatkan popularitas Partai Liberal.