Polisi Lebak Bantu Pemudik, Ban Kempes Teratasi!
Dua polisi di Lebak sigap membantu pemudik yang mengalami ban kempes di jalur Rangkasbitung-Pandeglang selama arus mudik Lebaran 2025, mendapat apresiasi masyarakat.

Pada Jumat, 4 April 2025, di Kabupaten Lebak, Banten, dua anggota polisi lalu lintas sigap membantu pemudik yang mengalami kendala ban kempes di jalur Rangkasbitung-Pandeglang. Kejadian ini menunjukkan dedikasi kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran. Aksi cepat kedua petugas ini mendapatkan apresiasi positif dari para pemudik yang terbantu.
Ipda Mepi Mariska, Kaurmintu Bagian Administrasi Polres Lebak, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan Brigadir Firman dan Brigadir Agus untuk memberikan pertolongan. Kedua petugas tersebut bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai mobil pemudik yang mengalami ban kempes di tengah perjalanan. Mereka langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan.
Bantuan yang diberikan berupa penggantian ban mobil pemudik yang mengalami kendala. Petugas lalu lintas mengarahkan kendaraan ke tempat yang aman sebelum melakukan penggantian ban. Kecepatan dan kesigapan petugas dalam menangani masalah ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode arus mudik Lebaran.
Polisi Beraksi Cepat, Pemudik Terbantu
Sebanyak 17 personel polisi lalu lintas dikerahkan di ruas jalan Rangkasbitung-Pandeglang untuk memastikan kelancaran arus mudik. Mereka tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga siap memberikan bantuan kepada pemudik yang mengalami masalah di perjalanan, seperti ban kempes, kendaraan mogok, atau bahkan kejahatan.
Ipda Mepi menegaskan bahwa seluruh personel di jalur tersebut selalu bersikap ramah dan memberikan pelayanan dengan ikhlas. "Kita siaga untuk membantu pemudik setelah menerima laporan dari warga maupun pemudik sendiri," ujarnya. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya senyum, sapa, dan salam sebagai bentuk kedekatan antara polisi dan masyarakat, sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan ikhlas.
"Kami selalu senyum sapa dalam memberikan pelayanan, termasuk pengaturan lalu lintas kepada pemudik di jalur Rangkasbitung-Pandeglang," tambah Ipda Mepi. Hal ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan memberikan pelayanan yang humanis.
Apresiasi Masyarakat atas Layanan Polisi
Apresiasi positif datang dari para pemudik yang merasakan langsung manfaat dari pelayanan polisi. Imron (45), warga Tangerang yang baru saja mudik ke Pandeglang, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Pemudik sangat terbantu adanya aksi bantu nyata anggota lalu lintas itu," kata Imron. Hal senada juga disampaikan oleh pemudik lainnya yang merasa terbantu dengan adanya kehadiran polisi di jalur mudik.
Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa polisi tidak hanya bertugas untuk menegakkan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, terutama saat momen-momen penting seperti arus mudik Lebaran. Sikap sigap dan responsif dari kedua petugas lalu lintas ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi petugas lainnya.
Dengan adanya pelayanan yang prima dari kepolisian, diharapkan para pemudik dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik. Komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat merupakan hal yang sangat penting dan patut diapresiasi.
Kehadiran polisi di jalur mudik tidak hanya menjamin kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Bantuan yang diberikan kepada pemudik yang mengalami ban kempes menunjukkan kepedulian dan kesigapan polisi dalam memberikan pelayanan terbaik.
Pelayanan Optimal Kepolisian di Mudik Lebaran 2025
- Petugas lalu lintas sigap membantu pemudik dengan ban kempes.
- 17 personel polisi lalu lintas dikerahkan di jalur Rangkasbitung-Pandeglang.
- Pelayanan meliputi pengaturan lalu lintas, bantuan kendaraan mogok, dan penanganan kejahatan.
- Polisi menekankan pentingnya senyum, sapa, dan salam dalam memberikan pelayanan.
- Apresiasi positif dari masyarakat atas bantuan yang diberikan.