Polres Pemalang Sterilisasi Stasiun dan Terminal, Libatkan Anjing K-9 untuk Keamanan Pemudik
Kepolisian Resor Pemalang meningkatkan keamanan dan kenyamanan pemudik dengan sterilisasi stasiun kereta api dan terminal, dibantu anjing pelacak K-9, guna mencegah potensi ancaman keamanan.

Kepolisian Resor (Polres) Pemalang, Jawa Tengah, meningkatkan kewaspadaan keamanan selama arus balik Lebaran. Dalam upaya menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik, Polres Pemalang melakukan sterilisasi menyeluruh di stasiun kereta api dan terminal bus utama. Sterilisasi ini melibatkan tim khusus dan anjing pelacak K-9 yang terlatih, dilaksanakan pada Sabtu, 5 April 2024.
AKBP Eko Sunaryo, Kepala Polres Pemalang, menjelaskan bahwa sterilisasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan balik Lebaran. "Sterilisasi ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat yang sedang dalam perjalanan balik Lebaran," katanya. Proses sterilisasi dilakukan secara teliti dan mencakup berbagai area penting di kedua lokasi tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan potensi ancaman keamanan dan gangguan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan melibatkan anjing pelacak K-9, diharapkan dapat mendeteksi dini potensi bahaya yang mungkin terlewatkan oleh mata manusia. Hal ini menunjukkan komitmen Polres Pemalang dalam menjaga keamanan dan keselamatan para pemudik.
Sterilisasi Menyeluruh di Stasiun dan Terminal
Proses sterilisasi yang dilakukan oleh Polres Pemalang sangat komprehensif. Petugas kepolisian dengan dibantu anjing K-9 memeriksa area parkir stasiun kereta api dan terminal bus secara detail. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan di lokasi masuk ruang tunggu penumpang, gerbang masuk, dan gerbang keluar stasiun kereta api dan terminal induk bus. Pemeriksaan yang teliti ini memastikan tidak ada potensi ancaman yang tersembunyi.
Tim personel gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian dan tim K-9 secara sistematis menyisir setiap sudut area yang dianggap rawan. Mereka memeriksa dengan cermat setiap sudut, celah, dan barang bawaan penumpang untuk memastikan keamanan dan mencegah adanya barang berbahaya yang dapat mengancam keamanan dan kenyamanan pemudik. Proses ini berlangsung dengan tertib dan lancar.
Berkat upaya maksimal dari petugas, selama proses sterilisasi berlangsung, tim personel tidak menemukan benda berbahaya yang dapat mengancam keamanan atau gangguan kamtibmas. "Kami pastikan situasi keamanan di stasiun kereta api dan terminal induk dalam keadaan kondusif," tegas AKBP Eko Sunaryo.
Pos Pengamanan dan Imbauan Kepada Pemudik
Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut terhadap keamanan dan kenyamanan pemudik, Polres Pemalang juga telah mendirikan sub pos pengamanan di stasiun dan terminal. Pos pengamanan ini berfungsi sebagai tempat masyarakat untuk meminta bantuan dan melaporkan jika terjadi hal-hal yang mencurigakan atau membutuhkan pertolongan.
Selain itu, Polres Pemalang juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap waspada dan berhati-hati selama perjalanan. "Kami mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati serta meminta segera melapor apabila menghadapi permasalahan dalam perjalanan mudik melalui call center 110," imbau AKBP Eko Sunaryo. Imbauan ini menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh Polres Pemalang ini menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama selama periode arus mudik dan balik Lebaran. Dengan adanya sterilisasi dan pos pengamanan, diharapkan para pemudik dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mereka.
Keberhasilan sterilisasi ini juga menjadi bukti sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Kerja sama dan kepedulian bersama sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua.