Ratusan Warga Kalteng Ikuti Perjalanan Religi Ditanggung Pemprov
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberangkatkan ratusan warga untuk menjalankan ibadah umrah dan ziarah ke Yerusalem pada awal tahun 2025, seluruh biaya ditanggung oleh Pemprov.

Palangka Raya, 14 Februari 2025 - Dalam upaya meningkatkan kualitas keimanan dan pembinaan spiritual masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memberangkatkan ratusan warganya dalam perjalanan religi ke Makkah dan Yerusalem pada awal tahun 2025. Hal ini merupakan sebuah langkah nyata Pemprov dalam mendukung kegiatan keagamaan warganya.
Perjalanan Suci Menuju Tanah Suci
Rombongan umrah diberangkatkan pada tanggal 15 Februari 2025 dan akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 1 Maret 2025. Sementara itu, rombongan yang akan berziarah ke Yerusalem akan berangkat pada tanggal 24 Februari 2025 dan kembali pada tanggal 7 Maret 2025. Yang membanggakan, seluruh biaya perjalanan religi ini ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Kalteng, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan warganya.
Jumlah peserta umrah mencapai 100 orang, dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kalteng, Sri Widanarni. Sedangkan rombongan ziarah ke Yerusalem berjumlah 126 orang, dipimpin oleh Kepala DP3APPKB Kalteng, Linae Victoria Aden. Kedua rombongan ini diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar.
Pesan Plt. Sekda Kalteng
Plt. Sekda Kalteng, Katma F. Dirun, memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan dan kekhusyukan. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan momen berharga ini untuk meningkatkan kedekatan dengan Tuhan Yang Maha Esa. "Kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan spiritual dan peningkatan kualitas keimanan masyarakat," ujar Katma F. Dirun.
Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan yang cukup panjang. Saling membantu dan memperhatikan arahan para pembimbing dan pendamping sangatlah penting untuk kelancaran perjalanan. "Perjalanan ini cukup panjang dan memerlukan kondisi fisik yang prima. Saling bantu-membantu dan perhatikan arahan para pembimbing serta pendamping," pesannya.
Menjadi Duta Kalteng
Tidak hanya menjalankan ibadah, para peserta juga diharapkan dapat menjadi duta Kalteng yang baik selama berada di luar negeri. Mereka diminta untuk menunjukkan sikap sopan, ramah, dan menjaga nama baik daerah. Hal ini penting untuk menunjukkan citra positif Kalimantan Tengah di mata dunia internasional.
Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, perjalanan religi ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga Kalteng. "Kami harap pengalaman religius ini juga dapat membangun kebersamaan, toleransi, dan harmoni, dalam kehidupan beragama," tutur Katma.
Harapan untuk Masa Depan
Program perjalanan religi yang dibiayai Pemprov Kalteng ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung kegiatan keagamaan warganya. Selain meningkatkan kualitas spiritual, program ini juga dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat rasa kebersamaan dalam keberagaman. Ke depannya, diharapkan program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak warga Kalteng yang dapat merasakan manfaatnya.
Dengan keberangkatan ratusan warga Kalteng dalam perjalanan religi ini, diharapkan akan tercipta dampak positif, baik secara individual maupun untuk masyarakat Kalteng secara keseluruhan. Semoga perjalanan ibadah mereka berjalan lancar dan penuh berkah.