SBY dan JK Hadiri Halalbihalal di Istana Merdeka, Silaturahmi Idul Fitri 1446 H
Mantan Presiden SBY dan mantan Wakil Presiden JK turut hadir dalam acara halalbihalal Idul Fitri 1446 H di Istana Merdeka, bersama Presiden Prabowo dan pejabat lainnya.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara open house atau halalbihalal di Istana Merdeka pada Senin, 31 Maret 2024, dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Acara ini juga dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran para tokoh penting negara ini menandai pentingnya silaturahmi dan kebersamaan nasional dalam merayakan hari kemenangan.
Jusuf Kalla tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB, disambut dengan hormat senjata dan iringan musik. Ia didampingi istrinya, Mufidah Jusuf Kalla, dan langsung diarahkan ke dalam Istana oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 09.30 WIB, Presiden SBY tiba bersama putranya, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Kedatangan kedua tokoh penting ini semakin memeriahkan acara halalbihalal tersebut.
Presiden Prabowo Subianto, dalam acara ini, tidak hanya mengundang para mantan presiden dan wakil presiden, tetapi juga para pejabat negara, duta besar negara sahabat, perwakilan lembaga internasional, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. Para ketua umum partai politik juga diundang untuk turut serta dalam acara silaturahmi nasional ini. Hal ini menunjukkan komitmen Presiden dalam menjalin persatuan dan kesatuan bangsa.
Silaturahmi Lebaran di Istana Merdeka
Acara halalbihalal di Istana Merdeka terbuka untuk umum. Masyarakat dapat hadir tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu. "Silakan, tanpa mendaftar. Kami siapkan makanan juga," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana kepada wartawan pada Minggu, 30 Maret 2024. Keramahan dan keterbukaan ini menjadi ciri khas acara halalbihalal yang diselenggarakan di Istana.
Sebelum acara open house di Istana Merdeka dimulai, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan Shalat Idul Fitri bersama masyarakat di Masjid Istiqlal sekitar pukul 06.50 WIB. Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden dalam shalat Idul Fitri bersama masyarakat semakin memperkuat pesan kebersamaan dan keharmonisan nasional.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun hubungan baik dengan seluruh lapisan masyarakat. Dengan mengundang berbagai kalangan, acara ini menjadi wadah bagi seluruh elemen bangsa untuk saling bermaaf-maafan dan mempererat tali silaturahmi.
Pesan Kebersamaan dan Persatuan
Acara halalbihalal di Istana Merdeka ini bukan sekadar acara kenegaraan, tetapi juga menjadi simbol pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Kehadiran para mantan pemimpin negara, pejabat tinggi, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum menunjukkan semangat kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman Indonesia.
Dengan mengundang masyarakat umum, Presiden Prabowo Subianto ingin menciptakan suasana yang inklusif dan demokratis. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh lapisan masyarakat. Acara ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di Indonesia.
Dalam konteks yang lebih luas, acara ini juga mencerminkan pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur bangsa. Halalbihalal merupakan tradisi yang sudah lama ada di Indonesia dan menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan.
Secara keseluruhan, kehadiran SBY dan JK di Istana Merdeka pada acara halalbihalal ini semakin memperkuat makna dan pesan kebersamaan yang ingin disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia yang bersatu, adil, dan makmur.
Semoga acara ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta saling menghormati perbedaan.