Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Serapan PNBP Capai Rp115,9 Triliun, Tertinggal dari Target APBN 2025

Pemerintah baru menyerap Rp115,9 triliun PNBP hingga Maret 2025, atau 22,6 persen dari target APBN, melambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya akibat koreksi harga komoditas.

Kamis, 08 Mei 2025 16:36:00
#planetantara
Copied!
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) 100 persen bertujuan memperkuat perputaran ekonomi dalam negeri dan memberikan manfaat optimal bagi negara.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) 100 persen bertujuan memperkuat perputaran ekonomi dalam negeri dan memberikan manfaat optimal bagi negara. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Pemerintah baru menyerap Rp115,9 triliun penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga akhir Maret 2025. Angka ini baru mencapai 22,6 persen dari total target PNBP dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Harian Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (8/5).

"Pada tahun 2025, PNBP sampai dengan Maret telah mencapai Rp115,9 triliun, yang artinya adalah sekitar 22,6 persen dari target PNBP secara keseluruhan," ungkap Suahasil. Pernyataan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara realisasi dan target PNBP yang telah ditetapkan dalam APBN 2025.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, capaian ini tergolong melambat. Kementerian Keuangan mencatat rata-rata penerimaan PNBP pada Desember 2024, Januari, dan Februari 2025 mencapai Rp44,4 triliun. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata penerimaan pada 2023 (Rp52,7 triliun) dan 2024 (Rp56,3 triliun).

Analisis Perlambatan Serapan PNBP

Suahasil Nazara menjelaskan bahwa perlambatan serapan PNBP disebabkan oleh koreksi harga komoditas pada tahun ini. Namun, beliau juga menekankan adanya perbaikan pada bulan Maret 2025. Peningkatan harga batu bara acuan (HBA), lifting gas bumi, pendapatan dari penggunaan spektrum frekuensi radio, dan pendapatan perkebunan kelapa sawit berkontribusi pada perbaikan tersebut.

Lebih rinci, PNBP dari sumber daya alam (SDA) migas mencapai Rp24,9 triliun (20,6 persen dari target), mengalami kontraksi 2,9 persen (yoy) akibat penurunan harga minyak mentah Indonesia. Sementara itu, PNBP SDA nonmigas mencapai Rp25,7 triliun (26,5 persen dari target), didominasi oleh sektor mineral dan batu bara (minerba), namun mengalami kontraksi 7,6 persen (yoy) karena penurunan produksi batu bara.

PNBP dari kekayaan negara dipisahkan (KND) mencapai Rp10,9 triliun (12,1 persen dari target), PNBP lainnya Rp37,2 triliun (29,1 persen dari target), dan badan layanan umum (BLU) Rp17,1 triliun (21,9 persen dari target). Suahasil menjelaskan bahwa "Selain KND, rata-rata sudah di atas 20 persen dari target. Bahkan PNBP lainnya hampir 30 persen dari target. Jadi, kalau triwulan I itu seperempat tahun, ada beberapa PNBP yang sudah di atas 25 persen."

Pendapatan Negara Secara Keseluruhan

Penerimaan perpajakan hingga Maret 2025 tercatat sebesar Rp400,1 triliun (16,1 persen dari target), terdiri dari penerimaan pajak Rp322,6 triliun (14,7 persen dari target) dan kepabeanan dan cukai Rp77,5 triliun (25,7 persen dari target). Dengan tambahan realisasi PNBP, pendapatan negara telah mencapai Rp516,1 triliun atau 17,2 persen dari target Rp3.005,1 triliun.

Secara keseluruhan, data menunjukkan adanya tantangan dalam mencapai target PNBP tahun 2025. Meskipun terdapat perbaikan pada bulan Maret, perlambatan yang terjadi di awal tahun perlu menjadi perhatian pemerintah untuk memastikan tercapainya target pendapatan negara secara keseluruhan.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • apbn 2025
  • ekonomi indonesia
  • kemenkeu
  • konten ai
  • pendapatan negara
  • #planetantara
  • pnbp
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.