Sistem Satu Arah Menuju Ragunan Selama Lebaran 2025: Antisipasi Lonjakan Pengunjung
Dishub DKI Jakarta menerapkan sistem satu arah menuju Ragunan selama Lebaran 2025 untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi wisatawan.

Jakarta, 28 Maret 2024 (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan sistem satu arah menuju Taman Margasatwa Ragunan (TMR) selama libur Lebaran 2025. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi guna menghindari kemacetan akibat lonjakan jumlah pengunjung yang diperkirakan akan membludak.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini akan diterapkan pada dua periode. "Memantau perkembangan pengunjung nanti. Pada pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB nanti itu satu arah ke arah selatan. Kemudian, untuk sore hari, juga akan satu arah ke arah utara," ujar Syafrin saat ditemui di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat.
Penerapan sistem satu arah ini diharapkan dapat melancarkan arus lalu lintas, khususnya di Jalan TB Simatupang, baik saat masyarakat menuju maupun meninggalkan TMR. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Dishub DKI untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung selama libur Lebaran.
Rekayasa Lalu Lintas di Beberapa Lokasi Wisata
Selain di Ragunan, Dishub DKI juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa lokasi wisata lainnya yang diprediksi akan ramai dikunjungi selama libur Lebaran. Kawasan Ancol, Kota Tua, dan Monas menjadi beberapa lokasi yang akan mendapatkan perhatian khusus dalam pengaturan lalu lintas.
Syafrin menambahkan, "Serta kami akan melakukan pengaturan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) karena itu juga menjadi destinasi wisata baru warga yang melaksanakan perayaan pascalebaran." Hal ini menunjukkan komitmen Dishub DKI untuk memastikan kelancaran lalu lintas di berbagai titik wisata populer di Jakarta.
Antisipasi ini didasarkan pada data kunjungan wisata sebelumnya. Pada Lebaran 2023, TMR tercatat dikunjungi oleh 750 ribu orang. Sementara itu, selama lima hari libur Idul Fitri 1445 Hijriah, jumlah pengunjung mencapai 400 ribu orang, dengan puncak kunjungan mencapai 112 ribu orang dalam sehari. Sedangkan Ancol, pada H+2 libur Idul Fitri 1445 Hijriah, dikunjungi oleh 88.000 orang.
Antisipasi Lonjakan Pengunjung Ragunan
Dengan mempertimbangkan data kunjungan wisata tahun-tahun sebelumnya, Dishub DKI memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah pengunjung di TMR selama Lebaran 2025. Oleh karena itu, penerapan sistem satu arah dinilai sebagai langkah yang tepat untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan memastikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Sistem satu arah ini akan diatur sedemikian rupa agar dapat menampung volume kendaraan yang tinggi tanpa menimbulkan gangguan yang berarti bagi masyarakat. Dishub DKI akan terus memantau situasi di lapangan dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Selain sistem satu arah, Dishub DKI juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama libur Lebaran. Hal ini termasuk kerjasama dengan kepolisian dan pengelola tempat wisata.
Upaya Menjaga Kelancaran Arus Lalu Lintas
Langkah-langkah yang diambil oleh Dishub DKI Jakarta ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran. Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan lebih nyaman dan aman tanpa terganggu oleh kemacetan.
Dishub DKI akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistem untuk memastikan efektivitas pengaturan lalu lintas di masa mendatang. Informasi lebih lanjut mengenai rekayasa lalu lintas ini akan diumumkan melalui berbagai media resmi.
Dengan adanya antisipasi dini ini, diharapkan perayaan Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman dan aman.