Stok Elpiji 3 Kg di Bantul Aman Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Distribusi Lancar
Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan stok elpiji 3 kg aman jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H, setelah sempat terdampak perawatan kilang minyak Cilacap.

Bantul, 28 Februari 2024 - Jelang datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H dan Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi tabung tiga kilogram aman dan tercukupi. Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati, di Bantul pada Jumat lalu. Pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke SPBE, pangkalan, dan pengecer, serta berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk memastikan kelancaran distribusi.
Fenty menjelaskan bahwa sempat terjadi penundaan distribusi elpiji beberapa waktu lalu akibat perawatan di kilang minyak Cilacap. Namun, saat ini proses pemulihan dan pemeliharaan telah selesai dilakukan oleh Pertamina, sehingga stok elpiji tiga kilogram di Bantul kembali normal. "Untuk elpiji tiga kilogram stoknya aman, proses recovery dan maintenance sudah dilaksanakan oleh Pertamina, dan sekarang sudah aman, sudah kita diskusi ke beberapa agen semuanya aman, distribusi lancar," kata Fenty.
Dengan demikian, masyarakat Bantul diimbau untuk tidak panik atau khawatir akan kekurangan elpiji. Pemkab Bantul memastikan stok di pangkalan dan pengecer sudah kembali normal. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipasi jika diperlukan penambahan pasokan di kemudian hari, meskipun saat ini stok masih tergolong aman. "Nanti kita lihat kalau setelah recovery ini perlu tambahan pasokan, kita siapkan untuk penambahan pasokan, tapi sampai saat ini masih aman," imbuhnya.
Distribusi Elpiji 3 Kg di Bantul dalam Pengawasan Ketat
DKUKMPP Bantul terus memantau distribusi elpiji untuk mencegah penimbunan dan memastikan ketersediaan di seluruh wilayah. Fenty menekankan pentingnya masyarakat membeli elpiji sesuai kebutuhan dan menghindari penimbunan yang dapat mengganggu ketersediaan bagi masyarakat lain. "Pihaknya berharap, tidak ada tindakan penimbunan elpiji baik di pangkalan dan pengecer, dan bagi masyarakat yang membutuhkan bahan bakar tersebut agar membeli sesuai dengan kebutuhan, tidak perlu menyetok berlebihan," tegasnya.
Langkah pengawasan distribusi dilakukan dengan berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan agen-agen elpiji. Tim dari DKUKMPP Bantul juga akan melakukan pengecekan lapangan secara berkala, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri untuk memastikan kelancaran distribusi dan mencegah potensi permasalahan. "Makanya diatur distribusi supaya tidak ada yang nimbun, ataupun kosong di satu titik. Saat ini dengan adanya maintenance sudah rampung semua agen terpenuhi kebutuhan. Dan menjelang Ramadhan ini, teman teman akan cek lapangan lagi, ke Hiswana Migas juga ke agen agen," jelas Fenty.
Pertamina juga telah memastikan bahwa penjadwalan ulang pasokan elpiji akibat perawatan kilang di Cilacap telah kembali normal. Dengan demikian, pasokan elpiji untuk Bantul dan wilayah sekitarnya sudah kembali terpenuhi sesuai dengan kebutuhan. "Karena saat maintenance kita tertunda pendistribusian, namun sekarang sudah dikembalikan seperti dengan kebutuhan Bantul dan saat ini data kami aman. Dan sekarang sudah aman stok siap semua baik yang tiga kilogram maupun yang lainnya," tambah Fenty.
Antisipasi dan Langkah Konkret Pemkab Bantul
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Bantul telah melakukan beberapa langkah konkret untuk memastikan ketersediaan elpiji tiga kilogram tetap aman selama Ramadhan dan Idul Fitri. Langkah-langkah tersebut meliputi pemantauan rutin di lapangan, koordinasi intensif dengan Pertamina dan Hiswana Migas, serta sosialisasi kepada masyarakat agar membeli elpiji sesuai kebutuhan.
Selain itu, Pemkab Bantul juga akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi distribusi jika diperlukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan elpiji dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang. Komunikasi yang baik antara Pemkab Bantul, Pertamina, Hiswana Migas, dan agen elpiji sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi.
Dengan adanya jaminan ketersediaan elpiji tiga kilogram ini, diharapkan masyarakat Bantul dapat merasa tenang dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Pemkab Bantul berkomitmen untuk terus berupaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan baik.
Kesimpulannya, Pemerintah Kabupaten Bantul telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan elpiji 3 kg tetap aman dan terdistribusi dengan lancar selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, Pertamina, dan Hiswana Migas menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pasokan energi ini.