THP Kenjeran Optimistis: 17 Ribu Pengunjung Banjiri Libur Lebaran 2025
Libur Lebaran 2025 di THP Kenjeran Surabaya diprediksi ramai dengan target 17 ribu pengunjung, didukung ragam hiburan dan peningkatan omzet pedagang.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, Bagaimana? Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya optimis mencapai target 17 ribu pengunjung selama libur Lebaran 2025. Kepala UPTD Pengelola Objek Wisata THP Kenjeran Surabaya, Rusdi Ismet, menyatakan optimisme ini didasari lonjakan pengunjung sejak awal libur. Kenaikan signifikan jumlah wisatawan, baik dari Surabaya maupun luar kota, menunjukkan daya tarik THP Kenjeran yang semakin meningkat. Libur Lebaran yang panjang tahun ini menjadi faktor pendukung utama.
Sejak 31 Maret hingga 4 April 2025, tercatat 10.366 pengunjung telah menikmati keindahan pantai Kenjeran. Puncak kunjungan diprediksi terjadi pada 5 hingga 7 April 2025, dengan perkiraan 4.000 hingga 5.000 pengunjung per hari. Optimisme ini diperkuat oleh data kunjungan harian tertinggi pada 2 April 2025 yang mencapai 3.004 pengunjung. Dengan tambahan pengunjung yang diperkirakan pada akhir pekan, target 17 ribu pengunjung diyakini dapat tercapai.
Beragam hiburan menarik yang disiapkan THP Kenjeran juga berkontribusi pada peningkatan jumlah pengunjung. Musik dangdut ambyar di sisi selatan dan musik akustik di sisi utara, serta pertunjukan seni tradisional seperti barongsai, reog, dan jaranan, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Hal ini menunjukkan strategi pengelolaan wisata yang efektif dalam menarik minat masyarakat.
Peningkatan Pengunjung dari Dalam dan Luar Kota
Pada awal libur, pengunjung THP Kenjeran didominasi warga Surabaya. Namun, sejak 1 April 2025, wisatawan dari luar kota seperti Sidoarjo, Gresik, Jombang, Tulungagung, dan Kediri mulai berdatangan. Mereka datang dalam rombongan menggunakan mobil, bus, dan minibus. Sementara, pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua masih didominasi warga Surabaya. Kondisi ini menunjukkan daya tarik THP Kenjeran telah meluas hingga ke daerah sekitar.
Beragamnya hiburan yang disuguhkan juga menjadi faktor pendukung peningkatan jumlah wisatawan. Musik dangdut ambyar yang tengah populer, musik akustik yang menenangkan, dan pertunjukan seni tradisional memberikan pilihan hiburan yang beragam bagi pengunjung. Hal ini menunjukkan upaya THP Kenjeran untuk mengakomodasi berbagai preferensi pengunjung.
Rusdi Ismet berharap ke depannya, pertunjukan seni budaya di THP Kenjeran dapat lebih sering dan beragam, tidak hanya pada momen-momen tertentu seperti libur Lebaran. Hal ini sebagai upaya untuk terus meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung.
Dampak Positif terhadap Pedagang Lokal
Peningkatan jumlah pengunjung THP Kenjeran juga berdampak positif bagi para pedagang di sekitar lokasi wisata. Omzet pedagang di Pusat Oleh-Oleh THP Kenjeran mengalami peningkatan signifikan. Jika biasanya pedagang hanya meraup omzet sekitar Rp300.000 hingga Rp400.000 per hari, selama libur Lebaran ini, pendapatan mereka melonjak menjadi Rp800.000 hingga Rp1.000.000 per hari. Hal ini menunjukkan dampak ekonomi positif dari peningkatan jumlah wisatawan.
Kenaikan omzet pedagang ini menunjukkan keberhasilan THP Kenjeran dalam menggerakkan roda perekonomian di sekitarnya. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, maka akan semakin banyak pula peluang usaha yang terbuka bagi masyarakat sekitar. Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan wisata yang berkelanjutan.
Pemerintah Kota Surabaya juga memberikan dukungan terhadap pengembangan seni di THP Kenjeran. Harapannya, objek wisata ini tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai wadah pelestarian dan pertunjukan seni budaya. Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan melestarikan budaya lokal.
Secara keseluruhan, libur Lebaran 2025 di THP Kenjeran Surabaya menunjukkan tren positif, ditandai dengan peningkatan jumlah pengunjung dan dampak ekonomi yang signifikan bagi pedagang lokal. Optimisme pengelola untuk mencapai target 17 ribu pengunjung semakin kuat dengan berbagai upaya yang telah dilakukan.